Promo FBS
FBS Reliable Broker
NasionalSuara Kepri

DPP PINSAR Tetapkan Sadmi Al Qoyum Nahkodai PINSAR Kepri Lima Tahun ke Depan

151
×

DPP PINSAR Tetapkan Sadmi Al Qoyum Nahkodai PINSAR Kepri Lima Tahun ke Depan

Sebarkan artikel ini
Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR Indonesia) resmi menetapkan Muhammad Sadmi Al Qoyum (kanan) sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) PINSAR Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk masa bakti 2026–2031./F: ist

Jakarta, suarakepri.com — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR Indonesia) resmi menetapkan Muhammad Sadmi Al Qoyum sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) PINSAR Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk masa bakti 2026–2031.

Penetapan pengusaha muda asal Tanjungpinang yang dikenal sebagai owner D’Sayur itu tertuang dalam Surat Keputusan DPP PINSAR Indonesia Nomor: SK/046/PINSAR/I/2026 tentang Pengesahan Susunan dan Personalia Pengurus Wilayah PINSAR Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, yang ditetapkan di Jakarta pada 17 Januari 2026.

Dalam surat keputusan tersebut, DPP PINSAR Indonesia juga menetapkan Bobby Susanto sebagai Sekretaris dan Agus sebagai Bendahara PW PINSAR Indonesia Kepri untuk periode yang sama.

Ketua PW PINSAR Indonesia Kepri terpilih, Muhammad Sadmi Al Qoyum, mengatakan PINSAR Indonesia merupakan organisasi nasional yang menjadi wadah perjuangan peternak unggas rakyat, khususnya peternak kecil dan menengah, termasuk pelaku usaha perunggasan di daerah.

Menurutnya, keberadaan PINSAR memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan usaha peternakan unggas sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan protein hewani yang terjangkau bagi masyarakat.

“PINSAR Indonesia hadir untuk memperjuangkan kepentingan peternak unggas rakyat, agar usaha perunggasan tetap berkelanjutan dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemenuhan kebutuhan pangan nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, di wilayah Kepulauan Riau, PINSAR berperan strategis sebagai jembatan komunikasi antara peternak, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya. Peran tersebut dinilai penting, terutama dalam menghadapi persoalan harga pakan, distribusi hasil ternak, hingga kebijakan di sektor peternakan.

“Ke depan kami akan fokus pada penguatan konsolidasi organisasi, peningkatan kapasitas peternak, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah agar sektor perunggasan di Kepri dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, DPP PINSAR Indonesia menegaskan bahwa pengurus wilayah yang telah disahkan memiliki tugas dan kewenangan untuk melaksanakan program kerja organisasi di tingkat provinsi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PINSAR Indonesia.

Dengan kepemimpinan Muhammad Sadmi Al Qoyum, PW PINSAR Indonesia Kepri diharapkan mampu memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung peternak unggas rakyat serta menjaga ketahanan pangan di Provinsi Kepulauan Riau.

Comment