Tanjungpinang, suarakepri.com– Industri galangan kapal di Kabupaten Bintan mulai menunjukkan dampak nyata terhadap perekonomian daerah. Dalam waktu sekitar tujuh bulan operasional, PT Gandasari Shipyard Bintan tercatat telah menyerap lebih dari 1.000 tenaga kerja, sebagian besar berasal dari masyarakat Kepulauan Riau.
Informasi tersebut disampaikan pihak perusahaan dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers yang digelar di Cozy Cafe and Resto, Jalan RH Fisabilillah Kilometer IX, Tanjungpinang, Selasa (10/3/2026).
Humas PT Gandasari Shipyard Bintan, Abang Ibrahim, mengatakan keberadaan perusahaan tidak hanya berfokus pada aktivitas produksi kapal, tetapi juga membawa misi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, hingga saat ini sedikitnya 1.044 pekerja telah terlibat dalam proses produksi kapal, termasuk pekerja dari sejumlah perusahaan subkontraktor yang bekerja sama dengan perusahaan.
“Sebagian besar tenaga kerja yang terlibat berasal dari masyarakat Kepulauan Riau. Ini merupakan komitmen perusahaan untuk memberi ruang bagi tenaga kerja lokal agar bisa terlibat langsung dalam industri maritim,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PT Gandasari Shipyard Bintan didirikan oleh putra daerah, Andi Bawang, yang sejak awal menekankan pentingnya memprioritaskan masyarakat lokal dalam pengembangan usaha.
Selain membuka lapangan kerja, perusahaan juga menyiapkan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang akan difokuskan pada kegiatan sosial masyarakat serta penguatan ekonomi di sekitar kawasan operasional.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut sekaligus menjadi ruang komunikasi antara perusahaan, media, dan masyarakat. Selain dihadiri para jurnalis dari berbagai media di Kepulauan Riau, acara itu juga diikuti oleh sejumlah nelayan yang tinggal di sekitar area operasional perusahaan.
Dalam kesempatan itu, pihak perusahaan berharap hubungan baik dengan insan pers dapat terus terjalin, terutama dalam menyampaikan perkembangan industri galangan kapal kepada publik secara objektif.
“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dan positif,” kata Ibrahim.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara dunia usaha, masyarakat, dan media di Kepulauan Riau.

Comment