Jemaja, SuaraKepri.com – Jalan provinsi di wilayah Pasir Panjang, Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Jalan yang menghawatirkan warga pasir panjang mendapat tanggapan dari Tokoh Jemaja dan Bupati Anambas.
Jalan yang lebar sekitar 5 meter tersebut sudah terkikis sekitar 1,5 meter dan panjang 25 meter yang telah rusak parah dan terkikis ke arah tebing, sehingga membuat jalur tersebut sangat berbahaya bagi kendaraan roda empat maupun roda enam.
Kerusakan ini diprediksi akan bertambah parah seiring dalamnya air laut dan tingginya hempasan gelombang disertai hujan. Abrasi akibat pasang surut juga terus terjadi dan dikhawatirkan dapat memutus akses jalan tersebut jika tidak segera ditangani.
Keluhan masyarakat pasir panjang terjawab dengan respon dari tokoh masyarakat Jemaja mengajak seluruh elemen masyarakat dan OPD yang ada di Jemaja memperbaiki dengan gotong royong massal.
Menanggapi berita yang diterbitkan oleh media ini beberapa waktu lalu, Tokoh masyarakat Jemaja, Amir Fikri, yang di instruksi langsung oleh Bupati Anambas melakukan gotong royong massal sebagai langkah penyelamatan jalan ini sementara.
“Jalan ini adalah roda kehidupan kita. Ini jalur anak sekolah, guru, masyarakat, dan pekerja. Setiap hari warga dari Rewak, Landak hingga Jemaja Barat melintasinya. Jalan ini bukan sekadar akses, tetapi kebutuhan utama,” ujar Amir.
Saat di jumpai awak media, Amir menyampaikan bahwa komunikasi dengan pemerintah kecamatan serta pemerintah desa sudah dilakukan.
“Saya sudah telepon Pak Camat, Kepala Desa Rewak, dan Kepala Desa Landak untuk bergerak bersama. OPD lainnya juga akan saya hubungi. InsyaAllah Jumat besok kita gotong royong bersama,” ungkapnya.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, masyarakat dan pemerintah desa langsung memberikan respons positif. Koordinasi semakin diperkuat di tingkat Opd di jemaja, Amir juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memberikan dukungan material lainnya, seperti batu, pasir.
“Semua bentuk bantuan sangat berarti agar jalan tetap bisa dilalui sebelum perbaikan permanen dilakukan,” katanya.
Amir menambahkan bahwa Bupati Aneng tadi langsung turun meninjau lokasi kerusakan jalan. Dalam kesempatan itu, Amir menyampaikan harapan agar penanganan darurat dapat dipercepat mengingat kondisi cuaca dan abrasi yang terus terjadi.
“Alhamdulillah, Pak Bupati menyumbangkan 100 sak semen. Kepedulian beliau untuk daerah ini luar biasa, beliau mengintruksikan supaya bisa di kerjakan secepat mungkin karna cuaca yang tidak menentu di musim utara” tutur Amir.
Rencana gotong royong bersama di hari Jum’at
Amir menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan batu miring pada titik kritis tersebut dan anggaran tahun depan.
“Pemerintah daerah sudah menganggarkan tahun depan dalam pengerjaan baru miring lokasi tersebut. Jika jalan ini tetap menjadi kewenangan provinsi, kita akan cari solusi bersama agar dapat diperbaiki secara total,” katanya.
Tadi bupati juga langsung menelpon BPBD Kabupaten dan OPD untuk mengintruksikan Personil yang ada di jemaja untuk dapat bergabung dalam gotong royong bersama tersebut.
Beliau berharap langkah gotong royong ini dapat menjadi upaya awal untuk memastikan akses tetap aman digunakan, mengingat jalan tersebut merupakan jalur utama pendidikan, ekonomi, pelayanan publik, dan pariwisata di Jemaja. (Yudi)







Comment