Promo FBS
FBS Reliable Broker
Bintan

Cegah Berita Hoax di Kalangan Pemuda, Dispora Bintan Gelar Seminar Pemuda

2799
×

Cegah Berita Hoax di Kalangan Pemuda, Dispora Bintan Gelar Seminar Pemuda

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Dispora Bintan bersama narasumber dari Media Suara Kepri dan PKBI daerah Kepri dengan para Pemuda Pulau Kelong dan Remaja PKBI daerah Kepri dalam seminar pemuda di Kedai Kopi Jongkong, Sabtu (25/11). /F : Thafan Casper

Bintan, suarakepri.com – Dalam rangka memberikan pemahaman dan menjaga kesehatan mental para pemuda dalam menanggapi informasi yang didapat dari media massa, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bintan gelar seminar pemuda di Kedai Kopi Jongkong, Sei Enam pada hari Sabtu (25/11).

Mewakili Kepala Dispora Bintan, dalam kata sambutannya Sattridha Novfykar selaku Sekretaris Dispora Bintan menjelaskan bahwasanya kegiatan ini melibatkan pihak dari Media Suara Kepri dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) daerah Kepulauan Riau sebagai narasumber dengan tema “Respon Para Pemuda Kabupaten Bintan dalam Mengelola Informasi Media Massa dengan Dampak Kesehatan Mental Pemuda Bintan”.

Menurutnya, seperti banyak komunitas di seluruh dunia saat ini sedang menghadapi tantangan besar dalam mengelola informasi yang disajikan oleh media massa, dimana teknologi dan akses terhadap informasi begitu cepat dan meluas. Maka dari itu respon dari generasi muda sangatlah vital dalam menghadapi dampak yang mungkin timbul, terutama terkait dengan kesehatan para pemuda.

Faktanya saat ini media massa telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari, dimana media massa telah memberikan akses tak terbatas pada berita, pandangan, dan informasi. Namun, dengan berkembangnya platform sosial, sirkulasi informasi tidak terkendali seringkali membawa dampak yang signifikan pada kesehatan mental, pandangan diri, dan kebiasaan hidup sehat pemuda.

Persoalan ini telah menjadi tantangan dalam menghadapi kecepatan arus informasi yang tak terbatas, sehingga sering kali para pemuda Bintan dihadapkan pada kesulitan dalam memilah informasi yang akurat, membedakan antara fakta dan opini, serta menavigasi dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental mereka.

“Biasanya dikalangan pemuda selalu beredar isu-isu yang dapat merugikan dirinya dan orang lain, berbagai isu tersebut seperti body shaming, kecanduan media sosial, serta informasi yang salah atau tidak diverifikasi menjadi bagian dari permasalahan yang dihadapi para pemuda,” ujar Novfykar.

Mewakili Kepala Dispora Bintan, dalam kata sambutannya Sattridha Novfykar selaku Sekretaris Dispora Bintan menyampaikan sambutannya.

Maka dari itu penting bagi pemuda Bintan untuk merespons secara aktif informasi yang mereka terima dari media massa. Edukasi mengenai keterampilan kritis dalam mengonsumsi informasi, membangun kesadaran akan kesehatan mental, dan menjaga keseimbangan antara kehadiran daring dan kehidupan nyata menjadi kunci untuk mengelola dampak negatif yang mungkin timbul.

“Melalui seminar ini, kami bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai bagaimana pemuda Bintan dapat merespons secara positif informasi dari media massa, serta mengelola dampaknya terhadap kesehatan mereka. Dengan membahas strategi praktis dan solusi kolaboratif, kami berharap dapat membantu pemuda Bintan menjadi lebih mampu dalam memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi dengan bijak guna meningkatkan kesehatan secara menyeluruh,” pungkas Novfykar.

Ahmad Syahroni selaku Direktur PKBI Kepri, menyampaikan materinya sebagai Narasumber.

Masih sambungnya. Kegiatan ini merupakan pokok pikiran dari Arwan selaku anggota DPRD Bintan dengan melibatkan sebanyak 22 peserta dari Pulau Kelong dan Remaja PKBi Kepri. Dimana pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk kepeduliannya terhadap para pemuda Bintan.

“Sebelumnya saya berterimakasih kepada pak Arwan yang telah memfasilitasi kegiatan ini, dan juga para narasumber yang telah memberikan materinya dengan sangat baik. Kami juga berharap akan ada masukan dari para pemuda Bintan agar kedepannya kami dapat melaksanakan kegiatan yang memang dibutuhkan oleh para pemuda kita,” harap Novfykar.

Pakar psikologi saat menyampaikan materinya.

Dilain pihak. Wici Aulia Putri yang merupakan salah satu peserta kegiatan menerangkan, bahwasanya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dirinya, dimana materi yang disampaikan telah memberikan wawasan kepadanya mengenai bagaimana memilah informasi agar terhindar dari informasi palsu.

Pimpinan Redaksi dan PJ Suara Kepri, Mori Guspian menyampaikan materi terkait perbedaan media sosial dan media pers, dampaknya.

Kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai dampak dari informasi palsu bagi kesehatan dan juga bagaimana menangani kesehatan mental diri sendiri ketika menjadi korban dari informasi palsu.

Berfoto bersama seusai kegiatan seminar pemuda.

“Dengan materi yang disampaikan, saya menyadari akan besarnya dampak dari informasi palsu bagi kesehatan mental bagi diri kita sendiri dan orang lain. Memang saat ini informasi yang beredar di media massa maupun sosial sangat sulit bagi saya untuk memilahnya. Semoga kedepannya akan ada lagi kegiatan seperti ini yang bermanfaat bagi kami sebagai pemuda agar dapat merubah pola pikir kami menjadi lebih baik lagi,” ungkap Wici. (Adv)

Penulis : Thafan Casper

Comment