Promo FBS
FBS Reliable Broker
BintanSuara Kepri

Dewan Penasehat Tegaskan Studi Tiru PDBI Bintan Sudah Direncanakan Sejak 2017

162
×

Dewan Penasehat Tegaskan Studi Tiru PDBI Bintan Sudah Direncanakan Sejak 2017

Sebarkan artikel ini
Dewan Penasehat Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Bintan, Hj. Fiven Sumanti, S.IP., /F: Dokumen Pribadi

Bintan, suarakepri.com – Dewan Penasehat Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Bintan, Hj. Fiven Sumanti, S.IP., angkat bicara menanggapi polemik keberangkatan rombongan PDBI Bintan ke Bandung yang sempat menjadi perhatian publik.

Fiven menegaskan bahwa kegiatan tersebut telah diketahui sejak awal dan bukan agenda mendadak. Ia menyebut studi banding yang dilakukan PDBI Bintan sejatinya merupakan studi tiru yang telah direncanakan sejak tahun 2017, namun baru dapat terealisasi pada 2025.

“Saya mengetahui kegiatan ini. Bahkan rencana studi tiru tersebut sudah ada sejak 2017, hanya saja baru bisa dilaksanakan tahun ini,” ujar Fiven saat diwawancarai.

Menurut Fiven, keberangkatan 15 orang pengurus PDBI Bintan bukan tanpa alasan. Seluruh peserta merupakan pelatih drum band yang dinilai perlu meningkatkan kapasitas dan kualitas melalui pembelajaran langsung ke daerah yang telah mapan dalam pembinaan cabang olahraga drum band.

“Yang berangkat itu semuanya pelatih. Jadi wajar kalau mereka ikut, karena tujuannya memang belajar dan meningkatkan kualitas kepelatihan,” jelasnya.

Terkait pemilihan PDBI Kabupaten Bandung sebagai lokasi studi tiru, Fiven menyebut hal itu didasarkan pada kapasitas dan pengalaman organisasi tersebut, termasuk keterkaitan salah satu pengurusnya dengan PDBI Pusat.

“Kenapa Bandung, karena di sana ada pengurus yang juga bagian dari PDBI Pusat. Itu penting untuk transfer pengetahuan dan standar pembinaan,” katanya.

Fiven juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut menggunakan anggaran APBD yang bersumber dari dana Pokok Pikiran (Pokir) miliknya selaku anggota DPRD Bintan. Dana tersebut, kata dia, tidak hanya digunakan untuk studi tiru, tetapi juga untuk mendukung pemenuhan sarana dan prasarana drum band di sekolah-sekolah.

“Dana Pokir itu juga digunakan untuk pengadaan alat drum band, sesuai dengan kebutuhan yang diajukan masing-masing sekolah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini hampir seluruh sekolah di Bintan telah mengajukan permohonan kebutuhan alat drum band, kecuali sekolah yang berada di wilayah Tambelan.

“Yang belum mengajukan baru sekolah di Tambelan. Selebihnya sudah,” ujarnya.

Fiven menepis anggapan bahwa bantuan alat drum band tidak merata. Menurutnya, penyesuaian bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan kapasitas masing-masing sekolah. Jika masih ada orang tua siswa yang membeli alat secara mandiri, hal itu biasanya karena sekolah ingin menambah jumlah personel drum band.

“Kalau ada anak yang membeli alat sendiri, itu biasanya karena sekolah ingin menambah personel. Jadi alat tambahan memang perlu disiapkan oleh orang tua yang anaknya ingin bergabung,” jelasnya.

Lebih jauh, Fiven menegaskan perhatian besar yang diberikan kepada PDBI Bintan tidak terlepas dari prestasi yang telah diraih selama ini. Ia menyebut drum band sebagai salah satu cabang olahraga paling potensial di Kabupaten Bintan.

“PDBI Bintan pernah meraih juara satu di Batam. Prestasinya nyata, jadi wajar jika kita beri perhatian lebih,” katanya.

Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk mengangkat prestasi dan eksistensi PDBI Bintan, baik di tingkat daerah maupun provinsi.

“Semua ini demi mengangkat PDBI Bintan. Drum band adalah salah satu cabor yang sangat potensial dan harus terus didorong,” pungkas Fiven.

Fiven Sumanti menegaskan, selain fokus pada pembinaan dan peningkatan prestasi, pihaknya juga terbuka terhadap masukan publik. Ia memastikan setiap laporan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait kegiatan PDBI Bintan akan menjadi bahan evaluasi ke depan.

“Evaluasi tersebut penting agar setiap program pembinaan cabang olahraga dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan benar-benar memberi manfaat bagi dunia pendidikan serta pengembangan prestasi drum band di Kabupaten Bintan,” tutupnya.

Comment