Promo FBS
FBS Reliable Broker
Suara KepriTanjungpinang

Rombongan PDBI Bintan ke Yogyakarta–Jakarta Dipertanyakan Anggaran, Izin, dan Transparansi Jadi Sorotan

306
×

Rombongan PDBI Bintan ke Yogyakarta–Jakarta Dipertanyakan Anggaran, Izin, dan Transparansi Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Foto Ilustrasi Transparansi Anggaran / Administrasi.

Bintan, suarakepri.com – Keberangkatan sekelompok orang yang mengenakan atribut Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Bintan ke Yogyakarta dan Jakarta memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Perjalanan yang disebut sebagai “studi banding” itu menuai perhatian karena dilakukan pada hari kerja dan melibatkan sejumlah peserta yang diketahui sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Menurut informasi yang diterima redaksi dari sumber internal yang tidak ingin disebutkan namanya, peserta keberangkatan berasal dari berbagai instansi pemerintahan dan institusi pendidikan di Kabupaten Bintan. Sumber tersebut menyebutkan adanya peserta dari OPD tertentu, sekolah negeri, madrasah, serta aparatur pendidikan. Namun hingga kini, belum ada daftar resmi peserta yang dipublikasikan oleh PDBI Bintan.

Keberangkatan rombongan yang disebut dilakukan pada hari Jumat dan berlanjut hingga akhir pekan juga menimbulkan pertanyaan mengenai izin kepegawaian serta mekanisme pertanggungjawaban perjalanan dinas, mengingat sebagian peserta berstatus abdi negara.

Masih dari sumber internal tersebut, keberangkatan rombongan yang menggunakan atribut resmi PDBI Bintan menimbulkan dugaan bahwa kegiatan ini mungkin terkait dengan anggaran organisasi. Namun tidak ada penjelasan resmi dari PDBI Bintan mengenai apakah kegiatan ini didanai melalui anggaran hibah atau bersifat mandiri. Sumber tersebut juga menyebut bahwa beberapa unggahan status WhatsApp peserta yang sempat terlihat oleh rekan-rekan mereka kemudian dihapus, sehingga menimbulkan spekulasi di kalangan internal.

Upaya Konfirmasi Sejak 29 November Tidak Membuahkan Hasil

Suarakepri.com telah melakukan upaya konfirmasi kepada Ketua PDBI Bintan, Agel Hendri, sejak 29 November hingga 8 Desember 2025 melalui pesan WhatsApp dan permintaan pertemuan langsung. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi terkait dasar kegiatan, urgensi keberangkatan rombongan, maupun sumber pendanaannya.

Beberapa kali rencana pertemuan dijadwalkan, namun batal karena alasan kesibukan. Pesan lanjutan untuk wawancara juga belum mendapatkan jawaban.

Keterangan Pembina PDBI: Sudah Tidak Menjabat Sebagai Ketua

Dewan Penasehat PDBI Bintan, Fiven Sumanti, saat dikonfirmasi pada 29 November 2025, menegaskan bahwa dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai ketua organisasi.

“Saya sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua PDBI Bintan,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Namun hingga kini, Fiven tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kedudukannya sebagai pembina, keterlibatan organisasi dalam kegiatan tersebut, ataupun informasi terkait izin dan anggaran.

Publik Menunggu Transparansi

Hingga berita ini diterbitkan, PDBI Bintan belum memberikan pernyataan resmi mengenai:

  • Dasar pelaksanaan kegiatan,
  • Urgensi studi banding,
  • Daftar peserta,
  • Sumber pendanaan,
  • Serta laporan kegiatan.

Di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas, sejumlah pihak menilai bahwa setiap aktivitas organisasi yang terkait dengan aparatur negara seharusnya disampaikan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administrasi maupun moral.

Publik menunggu klarifikasi resmi agar isu ini tidak terus menjadi spekulasi dan untuk memastikan bahwa aturan kepegawaian maupun penggunaan anggaran dapat dijalankan dengan benar.

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat