Lingga, SuaraKepri.com – Kapolres Kabupaten Lingga, AKBP Apri Fajar Hermanto, memimpin kegiatan penggantian kain kuning pada nisan di makam keluarga Temenggung Jamaludin dan Datuk Kaya Montel. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap para leluhur yang memiliki peran penting dalam sejarah Kerajaan Lingga.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lingga menghimbau pentingnya menjaga dan merawat situs bersejarah agar tetap lestari. Ia mengajak masyarakat untuk menghormati jasa para tokoh terdahulu yang telah berkontribusi besar dalam kejayaan wilayah tersebut. Menurutnya, makam para leluhur bukan hanya sekadar tempat peristirahatan terakhir, tetapi juga simbol sejarah yang harus dijaga keberadaannya.
“Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur yang berjasa dalam membangun Kabupaten Lingga. Sudah seharusnya kita sebagai generasi penerus merawat dan menjaga peninggalan sejarah ini,” ujarnya, Selasa (20/02/25).
Temenggung Jamaludin sendiri dikenal sebagai salah satu pembesar Kerajaan Lingga yang memiliki peran strategis dalam pemerintahan. Sementara itu, Datuk Kaya Montel juga merupakan tokoh berpengaruh yang turut andil dalam perjalanan sejarah daerah tersebut. Oleh karena itu, pelestarian makam mereka menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya dan sejarah Lingga.
Kapolres Lingga menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas undangan dari tokoh masyarakat setempat. Ia menuturkan bahwa kepolisian hadir bukan hanya untuk menjalankan tugas keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut berperan dalam pelestarian budaya.
Selain mengganti kain kuning pada makam, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antara pihak kepolisian dan masyarakat. Kapolres berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai situs sejarah lainnya, sehingga generasi muda dapat lebih memahami dan menghargai perjalanan sejarah daerahnya.
Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan ini dan merasa bangga atas kepedulian yang ditunjukkan oleh kepolisian. Mereka berharap inisiatif seperti ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda agar tidak melupakan sejarah dan tetap menjaga warisan leluhur.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga situs bersejarah semakin meningkat. Kapolres Lingga menegaskan bahwa penghormatan terhadap para leluhur merupakan bagian dari identitas dan kebanggaan daerah, sehingga harus terus dilestarikan demi keberlanjutan nilai-nilai sejarah dan budaya di Kabupaten Lingga.
Penulis : Febrian S.r







Comment