Bintan, suarakepri.com – Penyaluran bantuan kemanusiaan dari Kabupaten Bintan untuk korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera telah selesai dilaksanakan dan diterima langsung oleh masyarakat terdampak sepanjang Desember 2025.
Berdasarkan data yang dihimpun, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bintan lebih dulu menyalurkan bantuan pada 22 Desember 2025. Bantuan yang dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN) dan unit kerja tersebut mencapai Rp50 juta, dengan rincian Rp45 juta disalurkan melalui panitia penggalangan bantuan Kanwil Kemenag Kepulauan Riau dan Rp5 juta disalurkan langsung kepada korban bencana di Aceh.
Koordinator penggalangan bantuan Kemenag Bintan, Widya Neira, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas ASN Kemenag Bintan terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera.
Selanjutnya, bantuan kemanusiaan dari Baznas Kabupaten Bintan bersama Baznas Provinsi Kepulauan Riau tiba di Aceh pada 15 Desember 2025. Bantuan seberat sekitar 60 ton diangkut menggunakan KN Pulau Nipah 321 dari Batam dan bersandar di Pelabuhan Tim Lhokseumawe sebelum didistribusikan ke sejumlah daerah terdampak, termasuk Aceh Tamiang.
Wakil Ketua I Baznas Bintan, Insan Mahsuri, menjelaskan bantuan tersebut mencakup bahan pokok, makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, perlengkapan bayi, pakaian, alas kaki, peralatan umum, serta obat-obatan. Tim Baznas juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran, meski dihadapkan pada keterbatasan akses pascabencana.
Sementara itu, partisipasi masyarakat Pulau Bintan turut tercatat melalui pengiriman bantuan swadaya berupa pakaian layak pakai yang dilepas menuju Aceh Tamiang pada 17 Desember 2025 melalui Pelabuhan ASDP Roro Tanjung Uban. Bantuan tersebut dihimpun dari warga Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan Utara, dan Teluk Sebong, kemudian diantarkan langsung ke lokasi terdampak.
“Bantuan dikirim secara mandiri agar dapat segera diterima oleh korban bencana,” ujar koordinator donasi warga, Alexander Ritonga.
Dengan rampungnya seluruh rangkaian penyaluran tersebut, bantuan kemanusiaan dari Kabupaten Bintan dipastikan telah diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak, sebagai bentuk solidaritas lintas daerah terhadap korban bencana alam di wilayah Sumatera.

Comment