TANJUNGPINANG, suarakepri.com –
Kondisi jembatan di Jalan Lembah Merpati yang menghubungkan antara wilayah RW 12 dengan RW 09 Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang semakin memprihatinkan.
Salah satu sisi beton penopang jembatan yang menjadi akses warga di wilayah tersebut hampir ambruk. Sisi beton penopang jembatan yang menjadi akses warga di wilayah tersebut bergeser hingga hampir ambruk. Pergeseran beton penopang tersebut timbul lobang menganga yang cukup besar, yang diperkirakan lebarnya 60 cm.
Yata (55) warga setempat mengaku khawatir dengan kondisi jembatan itu. Disamping tingginya mobilitas masyarakat di jam-jam tertentu, jembatan itu juga sering dilewati pickup dan truck bermuatan berat.
Apalagi setelah timbulnya lobang menganga tersebut sudah ada beberapa pengendara yang menjadi korban.
“Semalam pas hujan dua orang pengendara motor jatuh karena lobang itu,” ucap Yata kepada media ini, Senin (23/06/2025).
Menurut Yata dan warga sekitar, pihak Pemerintah setempat melalui Dinas PUPR sudah mengecek kondisi jembatan itu.
Selain mengecek, kedatangan mereka juga untuk memberikan tanda atau polisline dibeberapa sisi jembatan.
“Kemarin pernah turun ngecek dan masang polisline aja. Tapi sampai sekarang tindak lanjutnya gak ada,” ucap Yata serta beberapa warga Perumahan Kenangan Jaya 3 dan Puspandari itu.
Yata berharap pemerintah setempat dapat segera memperbaiki kondisi jembatan tersebut.
Ia khawatir jika dibiarkan akan memperburuk keadaan serta menambah banyak korban.
Apalagi kontur tanah dibawah jembatan itu juga sudah tidak stabil karena sering dilewati aliran air sungai tocha yang terkenal deras ketika musim hujan yang disertai pasang tinggi.
“Kalau dibiarkan lama-lama tanah dibawah pasti akan terus bergeser dan akibatnya penopang yang berdiri diatas tanah itu akan ambruk total,” imbuhnya.
Penulis : Angga


Comment