TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Gubernur Kepulauan Riau Drs. H. Muhammad Sani didampingi beberapa kepala SKPD meninjau proyek pembangunan monumen bahasa di Pulau Penyengat, Kamis (18/09/2014).
Monumen bahasa sendiri dibangun sebagai simbol dan sekaligus memberi pernyataan bagi masyarakat diseluruh Indonesia, bahwasanya bahasa Persatuan yang saat ini digunakan adalah berasal dari bahasa Melayu yang berpusat di pulau penyengat.
Untuk itu, Gubernur berharap monumen bahasa yang sangat fundamental ini nantinya bisa selesai hingga awal tahun 2015, sehingga bisa diresmikan oleh presiden RI pada moment bersamaan dengan pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari nanti.
“Saya mau peresmiannya disejalankan dengan HPN. Tujuannya agar masyarakat Indonesia tahu, bahwa bahasa Indonesia ini berasal dari pulau ini. Kenapa saya pilih bersamaan dengan HPN. Karena pada saat tersebut seluruh media dari berbagai daerah dan media berkumpul diaini. Mereka punya wawasan dan mereka bisa menulis. Maka itulah momen yang tepat bagi kita,” kata Sani.
Tidak hanya proyek monumen bahasa, tetapi Gubernur juga sempat meninjau beberapa proyek yang ada disekitar penyengat, seperti jalan dan jembatan.
[sk]







Comment