TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Mengetahui Wakil Gubernur Kepri, HM Soerya Respatiano terjebak dan terkurung di Mako Brimob Polda Kepri, hingga Kamis malam (19/11), ribuan massa datang untuk melakukan evakuasi.
Ribuan massa ini merupakan masyarakat yang berada tidak jauh dari Mako Brimob, di Tembesi. Mereka jalan kaki dari simpang Barelang menuju mako Brimob yang saat itu lagi terjadi baku tembak dan bentrok dengan Yonif 134 Tuah Sakti.
Meski masih ada rentetan tembakan yang terjadi, massa ini berkumpul di depan gerbang, lalu masuk setelah gerbang dibuka.
Pada pukul 23.30 Wib, Suryo Respationo berhasil dievakuasi keluar dari Mako Brimob Polda Kepri. Soeryo, keluar dengan mengenakan rompi peluru milik Brimob Polda Kepri warna hitam.
Soerya disambut ribuan warga yang berjejer dari pintu lobi Gedung Mako Brimob dan sampai ke jalan raya. Selain mengenakan rompi peluru, Soerya juga mengenakan batik yang dipakainya sejak Rabu siang.
Tembakan juga turut mereda setelah petinggi TNI yang ada memerintahkan menghentikan tembakan dengan menggunakan pengeras suara.
Bentrokan ini sendiri terjadi sebelumnya karena dipicu, anggota Yonif 134 TS, ditantang oleh anggota Brimobda Kepri.
Sampai saat ini belum ada keterangan resmi lanjutan dari petinggi dari kedua satuan yang bentrok tersebut.
[sk]

Comment