Bintan, SuaraKepri.com – Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) melakukan Penandatanganan surat pernyataan komitmen dengan 48 Bupati/walikota Untuk menyukseskan Program Nusantara Sehat untuk perkuat pelayanan kesehatan (Yankes) Primer. yang ada di Perbatasan dan Kepulauan, kegiatan Mou di laksanankan hotel bidakara jakarta selatan, rabu, (25/15).
Turut hadir mendampingi bupati bintan pada acara Penandatanganan surat pernyataan komitmen program Nusantara Sehat untuk perkuat pelayanan kesehatan kepala dinas kesehatan kabupaten bintan M.Room.
Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) dalam sambutannya mengatakan Program Nusantara Sehat bertujuan untuk menguatkan layanan kesehatan primer melalui peningkatan jumlah, sebaran, komposisi dan mutu tenaga kesehatan dengan berbasis pada tim dan melibatkan dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.
Program ini merupakan program lintas Kemenkes yang fokus tidak hanya pada kegiatan kuratif tetapi juga promotif dan preventif untukmengamankan kesehatan masyarakat (public health) dari daerah yang paling membutuhkan sesuai dengan Nawa CIta, “membangun dari pinggiran.
Program Nusantara Sehat mengadopsi model Pencerah Nusantara (PN), sebuah inisiatif lintas sektoral yang diprakarsai oleh Kantor Urusan Khusus Presiden RI untuk Millennium Development Goals (KUKP-RI MDGs) dan menggabungkan tenaga kesehatan, masyarakat, sukarelawan, pemerintah, swasta, lembaga swadaya masyarakat dan pemuda dalam upaya bersama memperkuat sistem pelayanan kesehatan primer di Indonesia, terutama di daerah terpencil.
Setelah mencermati model PN serta mengevaluasi program-program yang selama ini sudah dilaksanakan termasuk Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Team-Based, Kemenkes mengharapkan program Nusantara Sehat dapat menjadi mekanisme efektif untuk memperkuat yankes primer, terutama di daerah-daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan.
Pendekatan yang dilakukan program Nusantara Sehat bersifat lebih menyeluruh (holistik) dan melibatkan anggota tim yang berbeda latar belakang, mulai dari dokter, perawat, serta tenaga kesehatan lainnya. Inilah yang dimaksud dengan pendekatan Team-Based. Target Wilayah capaian: 48 Kabupaten di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan.
Sebelum sambutan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) Ansar Ahmad bupati, Menandatangani surat pernyataan komitmen kerja sama dengan kemenkes RI dan diikuti 48 Bupati/walikota lainnya. Untuk menyukseskan Program Nusantara Sehat di aula hotel dlbidakara jakarta selatan.
Pada kesembatan lain Bupati Bintan serta bupati/walikota berkesempatan memberikan pendapatnya serta bertanya kepada Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes).
Bupati Bintan mengusulkan Kementrian Kesehatan untuk lebih menonjolkan program-program prefentif dan promotif dibidang kesehatan, khsusnya untuk warga di desa-desa yang jauh dari perkotaan.
“ Kementrian Kesehatan perlu membuat program-program prefentif dan promotif untuk persoalan persoalan kesehatan di dikawasan perdesaan. Karena timbulnya persoalan kesehatan di lingkungan warga desa itu dikarenakan mindset masyarakat itu sendiri yang kurang dalam menjaga kesehatan dan mengangkat drajat kehidupan,” katanya.
Program program promotif dibidang kesehatan perlu dikembangkan sampai ke desa – desa, seperti, melakukan pemutaran film drama yang berkaitan dengan kesehatan. Karena hal itu dinilai sangat menarik dan akan berkesan serta akan menjadi kebiasaan sehari – hari masyarakat.
Kemudian juga mempromosikan tentang dunia kesehatan melalui siaran – siaran televisi.
“ Memang sih biaya melalui televisi itu sangat mahal. Akan tetapi pengaruhnya sangat besar, karena kita dapat mengurangi barangkali pembiayaan kesehatan yang cukup besar secara nasional,” ungkap Ansar.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Nila Djuwita Anfasa Moeloek mengatakan, masukan tersebut sangat bagus. Namun demikian, usulan Bupati Bintan untuk memasukkan iklan di televisi itu.
“ Tiba – tiba saya terbersit ide. Tapi apakah ini disetujui atau tidak nantinya oleh Promkes. Kalau kita ada iklan di Tv barangkali kita harus mendekati perusahaan – perusahaan yang membuat iklan, dengan menitip satu kalimat atau apapun yang dapat kita berikan bagi kesehatan dalam mengubah mindset mereka. Secara hukum nanti kita lihat lagi pak, apakah kita akan beriklan dalam hal ini atau bagaimana,” ungkapnya.

Comment