Tanjungpinang – Pembangunan rumas dinas Wali Kota, Wakil Wali Kota hingga unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang hingga kini tidak berlanjut.
Lanjutan pembangunan rumah dinas ini menyisakan dua unit rumah dinas Pimpinan DPRD yang terletak di daerah Senggarang Kota Tanjungpinang belum ada kepastian dari Pemerintah setempat.
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang jelas tahun ini belum mampu melaksanakan kelanjutan pembangunan rumah dinas tersebut pada anggaran 2017 ini.
“Tahun ini belum kita lanjutkan mau itu Rumah Dinas Pimpinan Dewan ataupun Rumah Dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Sebab defisit kita luar biasa, mudah-mudahan tahun 2018 mendatang terakomodir,” ujar Syahrul, Selasa (16/5) di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tanjungpinang.
Untuk solusi terbengkalainya rumah dinas tersebut ia sendiri belum bisa memberikan jawaban pasti. Namun pihaknya sudah membicarakan soal rumah dinas tersebut untuk diusulkan pada tahun 2018 mendatang.
“Terkait hal ini sudah ada kita bicarakan. Untuk sementara kita biarkan saja begitu saja dulu. Kalau mau bekerjakan harus ada dana, sementara dana belum ada,” katanya.
Ia mengakui bahwa ada beberapa program tahun ini tertunda. Jadi, ia berharapa kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang untuk bisa memahami keadaan sekarang ini.
“Ada kepentingan yang mengatakan tak diperhatikan, bukan. Yang pertama kita mengejar visi-misi kita harus tercapai ditahun terakhir ini. Memang itu juga kewajiban Pemko untuk menyelesaikan merupakan berkesenambungan,” jelasnya.
Memang, katanya, pembangunan yang berlangsung pada Zaman, Suryatati sewaktu Wali Kota Tanjungpinang dulu. Amanah itu, sudah setengah jalan siap dikerjakan dan sudah berdiri pondasinya.
“Jadi muda-mudahan tahun 2018 nanti bisa kita lanjutkan,” tegasnya lagi.
Tempat terpisah, Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan, sudah hampir 5 tahun rumah dinas tersebut tidak siap hingga saat ini. Bahkan, pihaknya sudah menyurati Pemerintah Kota Tanjungpinang hingga 2 kali terkait rumah dinas itu.
“Kita sudah menyurati Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dua kali. Namun belum ada jawaban pasti. Tapi saya minta tahun ini untuk dilanjutkan, mau itu pembangunan pagar dulu atau lainnya. Yang penting ada kelanjutan dulu,” katanya. (SB)
[sk]







Comment