Promo FBS
FBS Reliable Broker
Natuna

Hamid Rizal : Memutus Mata Rantai Covid-19 Adalah Tugas Bersama

412
×

Hamid Rizal : Memutus Mata Rantai Covid-19 Adalah Tugas Bersama

Sebarkan artikel ini

Natuna, suarakepri.com – Setelah mengunjungi hampir seluruh kecamatan dalam rangka penanganan terhadap penyebaran Virus Covid 19, Jum’at (17/4) pagi Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah mengunjungi Kecamatan Bunguran Timur.

Pada kesempatan itu, Hamid kembali menyampaikan himbauan-himbauan yang pada dasarnya bertujuan untuk membangun kepedulian semua pihak terhadap bahaya Corona yang telah menyita perhatian global dan telah banyak memakan korban.

“Upaya memutus mata rantai peredaran wabah ini bukan hanya tugas para aparatur medis belaka, melainkan kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam bentuk mengindahkan segala himbauan dan larangan yang sudah disampaikan melalui berbagai media informasi,” ujar Hamid saat gelar pertemuan dengan Camat Bunguran Timur, Lurah, Kades dan beberapa tokoh masyarakat di ruang pertemuan Kecamatan Bunguran Timur.

Lanjut Hamid, untuk menyatukan misi dan langkah nyata memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yaitu melalui pendekatan sosialisasi yang diharapkan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat sampai pada lingkup terkecil, yakni keluarga.

Untuk itu, hamid menghimbau masyarakat untuk tetap berada dirumah jika tidak ada keperluan bersifat mendesak, menjauhi keramaian, selalu menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat, selalu menggunakan masker dan yang tidak kalah pentingnya, masyarakat dihimbau untuk segera memeriksa kondisi kesehatan jika merasa mengalami gejala-gejala terpapar Covid-19.

Selesai pertemuan, Bupati Natuna menyerahkan beberapa bantuan, seperti Bantuan Ketahanan Pangan berupa beras kepada keluarga yang membutuhkan, penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) dan Rapid Test kepada petugas medis, dan penyerahan Bantuan Rumah Ibadah (Masjid/Mushola) kepada pengurus Rumah Ibadah se-Kecamatan Bunguran Timur (Hms/Rozali)

Comment