Tanjungpinang, suarakepri.com – Sejumlah media hadiri Konferensi Pers Festival Kopi Merdeka (FKM) di Jalan Merdeka, Joko Yuhono, SH., MH selaku inisiator dan juga merupakan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang menegaskan bahwasanya pelaksana kegiatan merupakan inisiasi bersama dari sejumlah stakeholder, namun bukan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang, Jum’at (19/08).
Sebelumnya, Joko Yuhono pada saat konferensi pers menjelaskan bahwasanya FKM diadakan karena mengingat perlunya sebuah trigger untuk melakukan gerakan pemulihan ekonomi masyarakat Tanjungpinang setelah pasca virus Covid-19 menyerang, dan FKM dapat terlaksana berkat hasil kerja keras seluruh stakeholder dan dukungan dari Gubernur Provinsi Kepri, H. Ansar Ahmad, S.E., M.M
Adapun alasan pengambilan isu kopi dikarenakan gemarnya masyarakat Tanjungpinang yang menyukai minuman kopi, sehingga telah menjadi kultur dan gaya hidup bagi kebanyakan warga Tanjungpinang. Sedangkan pengambilan lokasi di Jalan Merdeka dikarenakan sejarah yang pernah ada, dimana dahulu sangat terkenal namun dilupakan oleh zaman, sehingga perlu adanya New Brand di era saat ini.
“Jalan Merdeka ini merupakan jalan legendaris, dulu sangat terkenal sekali tetapi dengan ada perubahan zaman jadi sepi. Di momen inilah kita membangun kembali dengan suguhan acara Festival Kopi Merdeka, ditambah lagi pak Gubernur sudah melakukan renovasi memperindah jalan merdeka dengan bangunan/toko yang warna-warni,” ungkap Joko.
Joko juga menjelaskan, salah satu tugas dari Kejaksaan yaitu untuk mendorong pemulihan perekonomian, dengan adanya kegiatan seperti ini merupakan suatu bentuk partisipasi dari Kejaksaan dalam membangun kembali perekonomian di Kota Tanjungpinang, sehingga untuk mensukseskan FKM memang butuh dukungan dari seluruh stakeholder yang ada.
Selain itu, ia menegaskan bahwa kegiatan ini murni dari hasil kerja keras Komunitas Kedai Kopi ( K3 ) berkolaborasi dengan elemen masyarakat seniman dan budayawan yang kreatif serta inovatif sehingga mendapatkan dukungan dari pemerintah Provinsi Kepri.
“Saya tegaskan ya, kegiatan ini yang laksanakan K3 bukan pemko, kegiatan FKM ini diinisiasi bersama-sama anggota K3 yang didukung beberapa sanggam dan lainnya. Kita juga dapat dukungan dari pemprov, pihak swasta dan pihak-pihak yang peduli dengan Kota Tanjungpinang,” tutup Joko.
Dilain sisi, Ketua Panitia Syahri Dharma Putra menyebutkan, kegiatan FKM besok malam akan dihibur artis ibukota Ophie Danzo eks vokalis voodoo, dan sebelum kegiatan dilaksanakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan semua pihak yang terlibat.
“Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar sebagaimana yang kita inginkan bersama, dan besok Ophie Danzo eks vokalis voodoo akan menghibur masyarakat Tanjungpinang secara langsung,” ujar Putra.






Comment