Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad resmikan pembangunan integrasi dermaga Pelantar I dan II Kuala Riau di Tanjungpinang, Selasa (21/02). Proyek ini menelan anggaran lebih dari tiga puluh milyar rupiah.
Awal tahun 2024 pihak MCC yang berkantor di Amerika Serikat diperkirakan akan membantu Rp 300 milyar untuk penyelesaian pembangunan Pelantar I dan II yang akan terhubung sampai ke Gurindam 12.
“Saat ini pihak MCC sedang finalisasi kajian tentang proyek pengembangan kawasan Pelantar I dan II tersebut. Terus berkerja dengan karya nyata untuk Kepulauan Riau yang lebih baik,” ujar salah satu staff khusus Gubernur Kepri dalam statusnya, pada hari Selasa (21/2).
Sebelumnya, Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad mengajukan bantuaan hibah Ameriksa Serikat (AS) Millenium Challenge Corporation (MCC) dalam program Compact-2, untuk pembiayaan pembangunan pelabuhan Kuala Riau Tanjungpinang (Pelantar I dan Pelantar II).
Pengajuan pembangunan Integrasi Pelantas I dan II Tanjungpinang dengan pembiayaan hibah itu, dikatakan Gubernur Ansar pada Rapat dan Presentasi Program Compact-2 MCC bersama Environmental and Social Associate Director MCC Jason Jones di Gedung Daerah, Tanjungpinang, tahun lalu.
Menurut Ansar, pengembangan Pelabuhan Kuala Riau untuk mengintegrasikan Pelantar I dan II menjadi bagian komprehensif kota Tanjungpinang mejadi salah satu proyek strategis untuk dibiayai melalui Program Compact-2 itu.
“Pengintegarasian pelantar I dan II kota Tanjungpianang ini sangat dibutuhkan, untuk kepentingan logistik masyarakat. Dan saat ini kondisinya sudah sangat padat dengan alur lalu lintas hanya satu jalur,” jelasnya saat
Tujuan integrasi pelantas I dan II lanjut Ansar, adalah untuk memudahkan alur logistik yang selama ini dwelling timenya memakan waktu rata-rata satu minggu.
Penulis : Mori







Comment