Tanjungpinang, suarakepri.com – Maraknya kasus pelecehan dibawah umur yang sedang terjadi di Tanjungpinang-Bintan membuat Ketua Komisi I DPRD Bintan, Hasriawady, S.Ip prihatin.
Keprihatinannya terhadap para penerus generasi muda ini disampaikannya langsung kepada awak media yang pada saat itu penasaran dengan hadirnya salah satu Dewan Bintan di ruang kantor Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang, Senin (27/03).
Berdasarkan keterangan Hasriawady atau kerap disapa Gentong menjelaskan, kehadirannya saat itu sebagai orangtua angkat dimana salah satu anak angkatnya yang masih dibawah umur telah menjadi korban pelecehan.
“Saya sebagai saksi yang mendengarkan kejadian tersebut, Saya orangtua angkat korban, dan saya siap menjadi saksi di pengadilan jika memang diperlukan. Lagipula, bagi pelaku pencabulan dibawah umur memang sudah diatur untuk ditindak secara tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Selain itu, Gentong juga menjelaskan bahwasanya ia sempat mendiskusikan beberapa hal dengan Kasubnit 1 Unit 4 Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Aiptu Jakson Debataraja, S.H. untuk menyusun strategi dan langkah-langkah kedepan demi melakukan pencegahan agar kasus pencabulan dibawah umur dapat diatasi.
“Jadi, kejahatan terhadap anak memang harus kita tegakkan. Alhamdulillah Pak Jakson sebagai penegak hukum memang profesional dalam menjalankan profesinya, dia bekerja secara cepat dan maraton agar membuat efek Jera kepada pelaku, karena pada dasarnya seorang anak wajib kita lindungi,” ungkapnya.
Adapun salah satu langkah yang akan diambil kedepannya adalah menghadirkan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di wilayah Tanjungpinang – Bintan dengan melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang sesuai. Dimana seperti yang diketahui saat ini LPKA hanya ada di Batam.
“Sejauh yang saya ketahui, salah satu anggota LSM PKBI Kepri ada yang masih aktif bergerak dalam membantu permasalahan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Kedepannya kita akan mengupayakan untuk menghidupkan kembali lembaga yang memang memiliki peran penting dalam mengatasi permasalahan pada anak, seperti menghidupkan kembali LPKA, dengan melibatkan lembaga yang memang memiliki tujuan yang sama,” tutupnya.











Comment