Lingga, SuaraKepri.com – Ratusan warga Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga beramai-ramai mendatangi Kantor Perusahaan Listrik Nasional (PLN) sub unit Penuba, pada hari Kamis malam (8/6).
Kedatangan mereka ini ingin memastikan keadaan pembangkit listrik Unit PLN Penuba yang terus melakukan pemadaman bergilir.
Selama masih dalam proses perbaikan, karena adanya mesin yang masih rusak, mereka ingin pihak PLN Penuba melakukan pemadaman total.
“Kami tolak pemadaman bergilir, jangan sampai ada kecemburuan sosial akibat pemadaman bergilir ini. Lakukan saja pemadaman total di Kecamatan Selayar,” ujar salah seorang warga, Ferdi yang ikut dalam aksi ini.
Warga juga mendesak agar perbaikan mesin pembangkit dipercepat, agar listrik dapat hidup normal kembali.
“Jika perlu, pihak PLN mendatangkan mesin yang baru dan memadai, jangan sampai mesin pembangkit tidak layak pakai dan terus melakukan pemadaman bergilir,” tegas mereka.
Dalam aksi warga ini, turut dihadiri Camat Selayar H. Abdul Kamar, Kepala Sub Unit PLTD Penuba Adi Suardiansyah, Dan Pos AL Penuba diwakili oleh SERKA Arpan dan Bhabinkamtibmas Desa Penuba BRIPDA Andika Laksono.
Camat Selayar H. Abdul Kamar dalam aksi warga ini, ia menghimbau kepada Masyarakat Kecamatan Selayar yang datang agar tidak melakukan tindakan yang anarkis.
“Meminta Kepala Sub Unit PLTD Penuba agar segera berkoordinasi dengan Kepala ULP PLN di Dabo Singkep untuk menindak lanjuti, menanggapi dan menjelaskan kepada masyarakat atas keluhan masyarakat terkait adanya gangguan Jaringan listrik yang ada di Kecamatan Selayar yang mengakibatkan PLN mati total,” ujar Camat.
Kepala Sub Unit PLTD Penuba Adi Suardiansyah, mengucapkan terimakasih kepada pihak TNI-POLRI telah mengamankan kegiatan pada malam ini dan tidak ada kejadian yang tidak diinginkan.
“PLN Sub Unit Penuba telah Menghubungi dan melaporkan kepada Kepala ULP PLN Dabo Singkep untuk berkoordinasi terkait adanya masyarakat mendatangi Sub Unit PLN Penuba guna menindak lanjuti atas terjadinya pemadaman lampu yang tidak beraturan stau mati total,” ujar Adi menyampaikan kepada warga, tanpa penjelasan kepastian sampai kapan pemadaman listrik bergilir berakhir.
Sementara warga meminta pihak manajer UPT PLN Dabo Singkep secepatnya mengambil langkah-langkah agar permasalahan mesin bisa cepat teratasi.
Kepala ULP PLN Dabo Singkep berjanji akan langsung meninjau ke Kecamatan Selayar untuk langsung berkoordinasi guna penanganan permasalahan lampu PLN di Penuba, Pada hari Jum’at tanggal 09 Juni 2023, esok hari.
Pada Pukul 21.30 Wib, warga pun membubarkan diri dan situasi aksi dalam keadaan aman dan terkendali.
Penulis : Febrian





Comment