Promo FBS
FBS Reliable Broker
OpiniTanjungpinang

Feodalisme dalam Pendidikan Indonesia: Tantangan dan Harapan

2191
×

Feodalisme dalam Pendidikan Indonesia: Tantangan dan Harapan

Sebarkan artikel ini

Oleh: Muhammad Hosri

Guru Al Quran SMPIT Al Madinah Tanjungpinang

Pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun peradaban suatu bangsa. Namun, di Indonesia, sistem pendidikan masih menghadapi tantangan besar, salah satunya adalah akar feodalisme yang masih kuat tertanam. Fenomena ini tidak hanya terjadi di tingkat pendidikan dasar dan menengah, tetapi juga merambah hingga ke perguruan tinggi. Feodalisme dalam konteks ini dapat dipahami sebagai sistem sosial atau politik yang memberikan kekuasaan besar kepada golongan tertentu, mengagungkan jabatan di atas prestasi, dan cenderung menghambat kebebasan berpikir serta menghargai dialektika.

Ironisnya, feodalisme ini justru bertentangan dengan esensi pendidikan itu sendiri. Pendidikan seharusnya menjadi wahana bagi peserta didik untuk mengembangkan pemikiran kritis, logis, dan rasional. Namun, struktur feodalistik yang ada justru mengekang kebebasan berpikir dan berargumen. Hal ini tercermin dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa pendidikan adalah “usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang”. Frasa “latihan bagi peranannya” seolah memberi legitimasi bagi otoritas pendidikan untuk mendefinisikan secara kaku peran masa depan peserta didik, alih-alih memberi ruang bagi mereka untuk mengembangkan potensi unik masing-masing.

Lebih memprihatinkan lagi, sikap feodalistik ini juga tampak dalam perilaku sebagian akademisi. Gelar akademik seringkali dijadikan alat untuk merendahkan mereka yang dianggap “tidak sepadan”. Sikap seperti ini tentu kontraproduktif bagi kemajuan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Alih-alih mengakui dan menghargai kontribusi pemikiran dari berbagai pihak, akademisi dengan ego tinggi justru membatasi diri dengan cara pandang yang sempit.

Kita dapat belajar dari sosok-sosok cendekiawan besar Indonesia seperti Pramoedya Ananta Toer. Meskipun tidak memiliki gelar akademik formal yang tinggi, karya-karyanya diakui secara internasional dan bahkan disejajarkan dengan pemenang Nobel Sastra. Ini menunjukkan bahwa kecemerlangan pemikiran tidak selalu berkorelasi dengan gelar akademik.

Di tengah tantangan ini, kita perlu kembali merefleksikan filosofi pendidikan yang digagas oleh Ki Hajar Dewantara. Semboyan “Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani” (Di depan memberi teladan, di tengah membangun kemauan, di belakang memberi dorongan) sangat relevan untuk mengatasi problem feodalisme dalam pendidikan. Konsep ini menekankan pentingnya keteladanan, fasilitasi, dan dukungan dalam proses pendidikan, bukan dominasi dan hierarki yang kaku.

Ki Hajar Dewantara juga menekankan pentingnya pendidikan budi pekerti yang bertujuan membentuk manusia yang mandiri, berkepribadian, dan beradab. Implementasi konsep ini membutuhkan sinergi antara lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah. Pendidikan budi pekerti bukan sekadar penguasaan kognitif, tetapi juga pengembangan aspek afektif melalui keteladanan, pembiasaan, pengalaman, dan pengkondisian lingkungan.

Namun, pertanyaan besarnya adalah: mengapa konsep-konsep cemerlang dari Ki Hajar Dewantara belum sepenuhnya terealisasi dalam sistem pendidikan kita? Apakah feodalisme menjadi penghalang utama?

Untuk menjawab tantangan ini, diperlukan reformasi mendasar dalam sistem pendidikan kita. Kurikulum Merdeka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah langkah positif, namun perlu diwaspadai agar tidak terjebak dalam paradigma yang terlalu berorientasi pada kebutuhan pasar dan mengabaikan aspek humanis pendidikan.

Pendidikan kita seyogianya tidak hanya memproduksi “mesin” untuk kapitalisme, tetapi juga melahirkan intelektual organik, ideologis, dan humanis yang mampu mencerahkan dan membawa perubahan positif bagi masyarakat. Kita perlu pendidikan yang membebaskan dari belenggu feodalisme baru, yang menciptakan pemerataan berkeadilan, dan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebajikan, kearifan, serta budaya luhur bangsa.

Untuk mencapai visi ini, diperlukan komitmen dari semua pemangku kepentingan pendidikan. Para pendidik perlu menyadari peran mereka sebagai teladan, fasilitator, dan motivator bagi peserta didik. Institusi pendidikan harus menciptakan lingkungan yang mendukung dialog, kreativitas, dan pemikiran kritis. Sementara itu, pembuat kebijakan harus memastikan bahwa reformasi pendidikan tidak hanya berorientasi pada kepentingan ekonomi semata, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan potensi manusia seutuhnya.

Dengan upaya bersama untuk menghapuskan feodalisme dalam pendidikan dan mengembalikan esensi pendidikan sebagai proses pembebasan dan pencerahan, kita dapat berharap bahwa suatu hari nanti, pendidikan Indonesia akan mampu melahirkan generasi intelektual yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan visi untuk membangun bangsa yang lebih baik. Inilah tantangan dan harapan yang harus kita perjuangkan bersama demi masa depan pendidikan dan bangsa Indonesia.

Comment

Mengulas PG Soft Mahjong Ways melalui Dinamika Sistem dan Respons Pengguna Game Online
Kasino Online dan Teknologi Cerdas Makin Terhubung dengan Pola Live Server Modern
Eksperimen Statistik Menyoroti Strategi Bertahap untuk Membaca Konsistensi Pola Bermain
Saat Resesi Global Diprediksi Memuncak, Whale Disebut Melirik Roulette Volatilitas Rendah Microgaming
Penggunaan Statistik Menjadi Fondasi Baru untuk Keputusan Parlay yang Lebih Rasional
Teknologi Adaptif Modern Membentuk Ulang Pola Digital Komunitas Game Online Indonesia
Integrasi Big Data Modern Membuat Infrastruktur Analitik PG Soft Semakin Optimal
Teori Neural Pattern Mutation Membahas Perkembangan Tempo pada Jalur Interaktif Berlapis
Scatter Hitam Bonanza Gold Jadi Manuver Baru yang Menarik Perhatian Pemain Digital
Menelaah Terobosan Pola Interaktif Digital dan Teknologi Prediktif PGSoft Masa Kini
Kajian Komputasional Variansi dan Konsistensi RTP dalam Simulasi Permainan Digital
Dinamika Algoritma serta Distribusi Statistik pada Permainan Digital Bertema Strategis
Eksplorasi Probabilitas dan Ragam Hasil dalam Algoritma Permainan Berbasis RTP
Analisis Statistik Variansi Hasil pada Model Permainan Digital dengan RTP Fluktuatif
Pengembangan Model Data untuk Menilai RTP dalam Lingkungan Permainan Interaktif
Analisis Model Probabilitas Dinamis terhadap Perubahan RTP pada Sistem Digital, Teknologi AI dan Rekapan Data
Dinamika Distribusi Data Mahjongways dan Peluang pada Mekanisme Permainan Game Digital Modern
Evaluasi Algoritma Perhitungan RTP Mahjongways Game Online melalui Pendekatan Statistik Multivariabel Terkini
Dampak Variansi Statistik terhadap Pola Hasil dalam Simulasi Permainan Mahjong Ways 2 Digital
Analisis Statistik Komputasional tentang Distribusi RTP pada Mekanisme Permainan Mahjong Wins 3 Digital
Kajian Probabilitas RTP Dinamis pada Sistem Permainan Digital Berbasis Algoritma Adaptif
Evaluasi Sebaran Probabilitas Menggunakan Data Simulasi dalam Sistem Permainan Digital
Pendekatan Statistik Eksperimental untuk Mengkaji Variasi Hasil Permainan Digital
Struktur Probabilitas dan Statistik pada Mekanisme Permainan Digital Berbasis Sistem
Model Analitis Perubahan Peluang pada Sistem Permainan Digital Berbasis Data
Analisis Sistem Algoritmik terhadap Pola Data Hasil Permainan Digital Berkala
Daftar Kajian Data Empiris tentang Dinamika Sistem Acak Mahjongways dalam Permainan Game Digital
Studi Probabilitas Terapan pada Pola Data Hasil Main dalam Sistem RTP Game Online Modern
Model Prediktif Statistik untuk Memahami Dinamika Permainan Mahjong Ways 2 Digital Berbasis Acak
Official Interpretasi Data Probabilitas pada Sistem Permainan Mahjong Wins 3 Digital dengan Mekanisme Acak
Analisis RTP Live Terbaru Membantu Merancang Pendekatan yang Lebih Teliti dan Objektif
Riset RTP Berbasis Data Membantu Mengenali Faktor yang Mendukung Efektivitas Aktivitas
Observasi Perubahan RTP Membantu Mengenali Tren yang Berpotensi Menjaga Konsistensi Hasil
Pembacaan Grafik Performa Permainan Membantu Menemukan Tren RTP Tersembunyi yang Cukup Signifikan
Analisis Spin Pembuka Kian Disorot untuk Membaca RTP Mahjongways Modern Menuju Rp28 Juta
Efisiensi Strategi Adaptif dalam Mengatur Variasi Performa Game Digital Stabil untuk Jangka Menengah
Transformasi Studi Membantu Putaran: Membaca Momentum Gameplay Modern yang Lebih Efisien dan Konsisten
Pendekatan Berbasis Data Dipakai untuk Membaca Timing yang Mendukung Akurasi Strategi Game AI Real-Time
Riset Kajian Scatter Dinilai Lebih Efektif Ketika Pemain Memahami Batas Putaran Wajar
Statistik Metode Terukur untuk Membantu Meningkatkan Efektivitas Hasil dalam Jangka Pendek
Naiknya Konsumsi Video Pendek Nasional Ikut Mendorong Popularitas Candy Burst Pragmatic Play
Pergeseran Hiburan Generasi Muda Indonesia Membuat Starlight Princess Pragmatic Play Semakin Populer
Survei Internet Indonesia 2026: Treasure of Aztec Pragmatic Play Masuk Daftar Game yang Banyak Dicari
Data Konten Digital Terbaru Menunjukkan Minat pada Gates of Gatotkaca Pragmatic Play Terus Naik
Jelang Musim Liburan Nasional, Sweet Bonanza Pragmatic Play Jadi Game Online yang Banyak Dicari
Di Tengah Ramainya Isu AI dan Teknologi, Roulette Live Evolution Gaming Tetap Punya Penggemar Setia
Kajian Perilaku Internet Indonesia Menyoroti Antusiasme Pengguna terhadap Sic Bo Live Evolution Gaming
Aktivitas Platform Hiburan Digital Nasional yang Meningkat Membuat Fortune Mouse PG Soft Jadi Topik Populer
Perubahan Gaya Hiburan Perkotaan Indonesia Membuat Dreams of Macau PG Soft Kembali Ramai Dibahas
Transformasi Game Indonesia Membuka Peluang Baru bagi Penggemar Dragon Hatch PG Soft