TANJUNGPINANG, suarakepri.com – Pada situasi pasang tinggi seperti saat ini tidak hanya hewan berbahaya yang harus diwaspadai, arus listrik di perumahan juga berpotensi membahayakan jiwa.
Menurut Kepala Bidang Pemadaman dan Sarana Prasarana DPKP Tanjungpinang, Djafnurinsyah, air yang naik dan menggenangi pemukiman dapat memicu sengatan listrik.
“Yang harus diwaspadai itu bahaya listrik. Kalaulah aliran listriknya terendam, biasnya cepat,” ucap Djaf di Kantor DPKP Tanjungpinang.
Djaf menilai masih banyak perumahan di Tanjungpinang yang menempatkan saklar dan stop kontaknya dibawah untuk mempermudah pekerjaan rumah tangga.
“Tidak dapat dipungkiri kebanyakan orang narok colokan (stop kontak) dibawah untuk memudahkan mereka memasak nasi, menyetrika dan menghidupkan mesin air,” tuturnya.
Oleh sebab itu Djaf mengingatkan warga terutama yang tinggal dekat pesisir dan sungai untuk selalu mematikan arus listrik rumah ketika hendak pergi, apalagi saat kondisi pasang tinggi seperti saat ini.
“Supaya hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, karena kejadian tersengat listrik saat banjir pernah terjadi dan korbannya meninggal dunia,” ucap Djaf.
Penulis : Angga


Comment