Bintan, suarakepri.com – UPTD Instalasi Farmasi Provinsi Kepulauan Riau melakukan kunjungan monitoring ke Bintan Green Mangrove sebagai tindak lanjut dari undangan resmi pengelola. Dalam kunjungan tersebut, Sekretaris UPTD Instalasi Farmasi Provinsi Kepri hadir bersama Kepala Bidang, serta Indri Ayu Ningsih selaku narasumber kegiatan DKUPP Kepri sekaligus pembina UMKM lokal.
Admin sekaligus perwakilan Bintan Green Mangrove, Muhamad Sabri, turut menyambut rombongan dan memaparkan sejumlah upaya mitigasi risiko yang telah disiapkan pengelola. Kunjungan ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya pada Kamis, 9 Oktober 2025, di Kantor UPTD Instalasi Farmasi Kepri di Dompak.

Salah satu fokus utama monitoring adalah memastikan kesiapsiagaan unit layanan kesehatan terdekat—khususnya puskesmas—dalam menyediakan serum anti bisa ular. Hal ini mengingat potensi risiko yang mungkin dihadapi pengunjung, seperti sengatan ular berbisa maupun gigitan monyet di kawasan wisata mangrove.
“Kami ingin memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengunjung. Upaya antisipasi harus dilakukan secara matang agar Bintan Green Mangrove tetap menjadi destinasi wisata yang terpercaya,” ujar Sabri. Ia juga meminta dukungan UPTD untuk memberikan edukasi mengenai penanganan pertama pada kasus gigitan ular dan kecelakaan ringan di lapangan.
Selain aspek keselamatan, kunjungan ini juga bertujuan memperkuat pembinaan bagi UMKM lokal serta meningkatkan kerja sama dalam pengembangan kualitas layanan kepada masyarakat, baik wisatawan mancanegara maupun domestik. Pengelola berharap Bintan Green Mangrove dapat menjadi percontohan UMKM yang tidak hanya memberikan layanan wisata, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan, khususnya hutan bakau.

Dalam peninjauan lapangan, tim UPTD Farmasi Kepri juga memastikan bahwa standar operasional (SOP) yang diterapkan Bintan Green Mangrove telah sesuai ketentuan. Pengelola dinilai telah memenuhi aspek keselamatan, mulai dari penggunaan mesin ramah lingkungan tanpa asap dan minim kebisingan, penyediaan life jacket, hingga perawatan rutin armada boat.

Comment