Bintan, suarakepri.com – Ratusan pencari kerja memadati lokasi pelaksanaan Job Fair Bintan 2026 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Jumat (12/6). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 13 Juni tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat yang tengah mencari peluang kerja di tengah berkembangnya sektor industri di Kabupaten Bintan.
Sebanyak 1.309 lowongan pekerjaan dari 12 perusahaan ditawarkan dalam bursa kerja yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Tenaga Kerja. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang menyediakan 922 lowongan kerja.
Salah seorang pelamar kerja, Putra, mengaku sangat terbantu dengan pelaksanaan Job Fair Bintan 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan secara langsung dari perusahaan.
“Program seperti ini memang sangat saya butuhkan. Biasanya kita harus mencari informasi lowongan dari berbagai sumber, tetapi melalui Job Fair semua perusahaan berkumpul di satu tempat sehingga lebih mudah untuk melamar pekerjaan dan mengetahui kualifikasi yang dibutuhkan,” ujarnya.
Putra berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin karena dinilai mampu membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang memasuki dunia kerja.
Senada dengan harapan para pencari kerja, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, yang mewakili Bupati Bintan saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Job Fair merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses kerja sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Mengusung tema “Meningkatkan Akses Kerja dan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal Menuju Ekosistem Industri yang Inklusif dan Berkelanjutan”, Job Fair tahun ini tidak hanya menghadirkan ribuan lowongan pekerjaan, tetapi juga menyediakan Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan sebagai bentuk komitmen terhadap kesempatan kerja yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Tersedianya 1.309 lowongan kerja pada Job Fair tahun ini menjadi bukti bahwa iklim investasi di Kabupaten Bintan terus berkembang. Tugas kita bersama adalah memastikan peluang tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh tenaga kerja lokal,” kata Ronny.
Ia menjelaskan bahwa kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Bintan menunjukkan perkembangan yang positif. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan dari 5,43 persen pada tahun 2023 menjadi 4,53 persen pada tahun 2024. Sementara jumlah penempatan tenaga kerja meningkat dari 1.507 orang pada tahun 2024 menjadi 3.673 orang pada tahun 2025.
Ronny juga mengajak para pencari kerja untuk terus meningkatkan kompetensi, keterampilan digital, serta kemampuan berbahasa asing agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.
Sementara itu, Kepala Administrator KEK Galang Batang, Vita Budhi Sulistyo, menilai pelaksanaan Job Fair menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, pengelola kawasan, dan pelaku industri dalam menciptakan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami berharap Job Fair Bintan 2026 dapat mempertemukan kebutuhan industri dengan tenaga kerja lokal yang kompeten. KEK Galang Batang akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui Job Fair 2026, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang terserap ke dunia usaha dan industri, sekaligus memperkuat manfaat investasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Comment