Anambas, SuaraKepri.com — Suasana khidmat menyelimuti acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat pagi. Bupati Aneng bersama Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, S.E tampak hadir langsung dalam momen bersejarah ini.
“Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik. Ini adalah rumah bagi nilai-nilai luhur budaya Melayu yang menjadi pondasi jati diri kita,” ujar Aneng dengan penuh semangat di hadapan tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan yang hadir, Rabu (24/6).
Pembangunan yang digagas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas ini memiliki peran strategis, yakni:
· Pusat pelestarian budaya dan pengembangan adat istiadat Melayu
· Ruang musyawarah untuk menyelesaikan berbagai persoalan adat
· Simbol persatuan yang mengikat seluruh elemen masyarakat Anambas
Di sela-sela acara, Bupati Aneng mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengawal setiap tahap pembangunan dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab. Ia menegaskan, integritas menjadi kunci agar pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
Dengan diresmikannya pembangunan gedung ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga marwah budaya Melayu sekaligus mendorong kemajuan daerah yang berdaya saing.
“Menjaga marwah budaya, membangun dengan integritas, menuju Anambas yang maju dan berdaya saing,” pesan Bupati Aneng mengakhiri sambutannya, disambut tepuk tangan meriah para undangan.




Comment