Jemaja, SuaraKepri.com – Bupati Kepulauan Anambas meninjau langsung progres pembangunan jalan Teluk Kaut (Desa Batu Berapit) – Atap (Desa Mampok) di Kecamatan Jemaja, Selasa (4/11/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati, Aneng, didampingi oleh Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., Anggota DPRD Dapil III, Asisten III, Saidina , Kadis Perhubungan dan Lingkungan hidup, Abdul Kadir, ST., Para Camat se-Jemaja, dan tokoh Agama Jemaja, serta masyarakat sekitar.
Bupati Aneng mengatakan, pembangunan jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan Konektivitas dan membuka wilayah di Pulau Jemaja. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung dan menjaga proses pembangunan agar berjalan lancar.
“Kami harapkan dukungan dari seluruh masyarakat Jemaja. Jalan ini dibangun untuk kepentingan bersama, agar akses semakin mudah dan perekonomian daerah bisa tumbuh lebih cepat,” ujar Aneng.
Pantauan di lapangan, pembukaan badan jalan Teluk Kaut ( Desa Batu Berapit ) – Atap ( Desa Mampok ) terus dikerjakan. Prosesnya meliputi pembersihan lahan, pemadatan dasar jalan, hingga pembentukan badan jalan yang nantinya akan dilanjutkan ke tahap pengerasan dan pengaspalan.
Proyek ini memiliki masa pelaksanaan 69 hari kalender dan diharapkan dapat selesai tepat waktu.
Pembangunan jalan tersebut dianggarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kepulauan Riau, dengan anggaran sebesar Rp24.886.507.000.
Selain meninjau proyek jalan, Bupati juga meninjau rencana pembangunan Surau/Mushola Teluk Kaut yang akan dilaksanakan melalui APBD-P Tahun 2026.
Dalam suasana santai bersama warga dan perwakilan DPRD, Bupati sempat berkelakar,
“Kalau mushola ini tak jadi dibangun, nanti bapak-bapak bisa tuntut dewan yang ada di sini,” ujarnya sambil disambut tawa masyarakat.
Pembangunan mushola tersebut akan berdiri di atas tanah hibah masyarakat setempat, sebagai bentuk partisipasi warga dalam mendukung fasilitas keagamaan dan sosial di daerah tersebut.







Comment