Anambas, SuaraKepri.com — Suasana pagi menjelang siang di Desa Mampok, Kecamatan Jemaja mendadak ricuh, pada hari Rabu (13/8), ketika seorang pengendara motor terjatuh keras di jalan raya. Penyebabnya bukan kendaraan lain, melainkan seekor ayam milik warga yang tiba-tiba menyeberang tanpa ‘lampu sen’.
Menurut kerangan korban, S Gultom, yang tengah melaju santai dari arah Letung, terpaksa mengerem mendadak ban depannya demi menghindari ayam yang berlari dari pekarangan rumah menuju seberang jalan. Manuver mendadak itu membuat motor oleng dan korban terhempas ke aspal.
“Kita meminta kepada pihak desa agar menghimbau kepada setiap warganya yg memelihara hewan ternak, seperti ayam, sapi dan lain-lain, agar dijaga betul- betul. Karena selama ini, yang terjadi pada umumnya, apabila masyarakat mengendarai sepeda motor ataupun mobil ymenabrak secara tidak sengaja ternak peliharaan masyarakat setempat, selalu di mintai ganti rugi,” ujar korban.
“Jika terjadi seperti ini, pengendara yang menjadi korban lakalantas hanya gara-gara menghindari ternak warga berkeliaran di jalan, siapa yang akan bertanggung jawab,” tambah Gultom lagi selaku korban.
Korban mengalami luka lecet di tangan dan kaki, sementara sepeda motornya ringsek di bagian depan. Warga mengevakuasi korban ke UPT RSUD Jemaja terdekat untuk mendapat perawatan.
Kepala Desa Mampok, Darmawizar ditemuin awak media mengungkapkan, ini pernah kita dirapatkan bersama dan seluruh kepala dusun, RT dan RW di mampok mengenai hewan ternak yang berkeliaran. Ini termasuk warga yang domisilinya tidak di Desa Mampok saja. “Warga yang punya ternaknya di sini, sudah kita temui untuk memberikan Himbauan tersebut,” tegas Kades.
“Mengingatkan warga yang punya ternak, untuk lebih waspada dan menjaga hewan peliharaan. Kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang. Jalan raya bukan tempat ternak berkeliaran,” pungkasnya. (Yudi)


Comment