Promo FBS
FBS Reliable Broker
Anambas

Kelompok Tani Tri Tunggal di Jemaja Timur Raih Panen Berlimpah, Hasil Ditawarkan ke Bulog

314
×

Kelompok Tani Tri Tunggal di Jemaja Timur Raih Panen Berlimpah, Hasil Ditawarkan ke Bulog

Sebarkan artikel ini
Panen padi dilakukan kelompok Tani Tri Tunggal, Jemaja Timur beberapa hari yang lalu menguat ketahanan pangan Lokal./Ist

Anambas, SuaraKepri.com – Kelompok Tani Tri Tunggal dari Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, kembali mencatatkan keberhasilan dengan panen padi pada musim tanam akhir 2025. Produksi mereka meningkat signifikan dibandingkan musim sebelumnya.

Anggota Penggerak Kelompok Tani Tri Tunggal, Sarifudin, mengatakan bahwa panen telah berlangsung sejak 31 Desember 2025 dan masih berlanjut. Masih tersisa dua petak sawah yang rencananya akan dipanen minggu depan.

“Panen kami mulai sejak 31 Desember dan masih berjalan. Tinggal dua titik lagi yang kemungkinan rampung minggu depan,” ujar Sarifudin.

Ia menjelaskan, luas lahan yang dipanen berkembang dari sekitar 2 hektare menjadi hampir 4 hektare. Hingga saat ini, kelompok tani telah menghasilkan sekitar 260 karung gabah dengan berat rata-rata 50 kilogram per karung. Dua petak yang belum dipanen diperkirakan akan menambah hasil sekitar 70 karung gabah.

Lokasi persawahan yang berada di samping Kantor Camat Jemaja Timur ini kini menjadi salah satu sentra padi lokal di wilayah kepulauan. Sarifudin menyatakan bahwa panen kedua di tahun 2025 ini berjalan sangat memuaskan tanpa kerusakan berarti.

“Tidak ada kerusakan pada panen kali ini. Kendala hanya pada variasi benih yang digunakan petani. Namun secara keseluruhan, hasilnya sangat memuaskan,” katanya.

Untuk mendukung ketahanan pangan, Kelompok Tani Tri Tunggal berharap hasil panen dapat diserap oleh Perum Bulog dengan harga penyerapan minimal Rp15.000 per kilogram. “Jika di bawah itu, pendapatan petani hanya pas-pasan. Kami menanam lebih banyak untuk kebutuhan sendiri, kecuali ada subsidi dari pemerintah daerah,” ungkap Sarifudin.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa yang telah membangun saluran irigasi, serta kepada Pemerintah Kabupaten Anambas melalui UPT Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) dan Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) atas pendampingan, bantuan benih, dan pupuk.

Sementara itu, Kepala UPT DP3 Jemaja, Iswandi, mengatakan peningkatan produksi tidak lepas dari pendampingan intensif sejak awal musim tanam, mulai dari pengolahan lahan, pemupukan, hingga pengendalian hama.

“Kami dampingi petani sesuai petunjuk teknis. Alhamdulillah, hasil panen tahun ini sangat baik dan produksinya meningkat jauh,” ujarnya.

Iswandi menambahkan bahwa hasil panen akan ditawarkan kepada Perum Bulog Anambas untuk memperkuat cadangan beras daerah. Selain itu, untuk mendukung perluasan tanam ke 7 hektare pada musim berikutnya, pihaknya sedang mengusulkan bantuan combine harvester mini.

Hal senada disampaikan oleh Pak Sutrisno, RT setempat yang juga anggota kelompok tani. Menurutnya, kelompok telah mengajukan proposal bantuan alat berat ke pemerintah provinsi karena peralatan lama banyak yang sudah rusak.

“Kami masih meminjam alat dari kelompok lain. Proposal sudah diajukan agar ke depan petani bisa lebih mandiri,” ujarnya melalui sambungan telepon, pada hari Senin (5/01/2026).

Perlu diketahui, pada tahun 2025, empat kelompok tani di Jemaja, termasuk Tri Tunggal, Mekar Asih, Sidodadi, dan Tunas Karya, mendapat bantuan pemerintah provinsi berupa benih padi, pupuk organik, hayati, NPK, urea, serta obat-obatan untuk lahan seluas 12 hektare.

Dengan peningkatan produksi, pendampingan berkelanjutan, dan dukungan pemerintah, Kelompok Tani Tri Tunggal diharapkan dapat menjadi salah satu pilar ketahanan pangan di Kecamatan Jemaja Timur.

Penulis: Wan Wahyudi Arif Syah

Editor : Agus Lantang

Comment