BATAM, suarakepri.com – Alumni SMP Negeri (N) 4 Tanjungpinang menggelar Pra reoni Akbar dan silahturahim yang diikuti sebanyak 38 angkatan dari angkatan 1979-2017 di Ball Room, Hotel Golden Prwan 933, Batam, Minggu, 30 September 2018.
Acara pra reoni Akbar tersebut difasilitasi langsung oleh Walikota Batam, Rudi, SE, yang juga merupakan salah satu almuni SMP negeri 4 kota Tanjungpinang.

Semua angkatan hadir dalam kegiatan ini, di antaranya terlihat alumni yang sudah cukup sepuh hingga angkatan termuda, mereka saling bercengkerama, menjalin kembali tali silaturahmi setelah puluhan tahun tidak berjumpa.
Turut menghadiri acara itu, anggota DPR-RI Provinsi Kepri, dari praksi Partai Nasdem, Nyat Kadir, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Batam, anggota DPRD kota Batam, serta Satlantas juga Dishub kota tersebut guna kelancaran pelaksanaan kegiatan itu.
Tampak unik dari acara pra reuni Akbar dan silahturahim ini, dimana jumlah peserta yang mencapai 582 tersebut termasuk para guru-guru dan juga diperbolehkan membawa suami, atau istri serta anak-anak walau tidak termasuk sebagai alumni SMP negeri 4 Tanjungpinang.
Dalam kata sambutannya, Nyat Kadir, mengungkapkan rasa senangnya melihat keakraban dan sirahturahmi ini rasa persaudaraan SMP negeri 4 Kota Tanjungpinang yang luar biasa antusiasnya.
“Suasana seperti ini sangat jarang sekali terjadi, difasilitasi oleh Pak Rudi yang juga merupakan salah satu alumni SMP negeri 4, yang bisa jadi orang penting di kota ini,” kata dia
Nyat Berharap, kedepannya Rudi tidak hanya menjadi walikota Batam saja. “Tapi juga bisa menjadi Menteri dari perwakilan Kepri,” harap Nyat Kadir yang juga kan mencalonkan dirinya kembali sebagai anggota DPR-RI Provinsi Kepri di Pileg/Pilpres 2019 mendatang.
Dalam kesempatannya, Rudi, SE kengatakan Rasa bangga karena dirinya merupakan almuni SMP N 4 Tanjungpinang dan saat ini menjadi seorang walikota.
“Terimakasih tak terhingga kepada guru-guru SMP saya yang sudah mati-matian berusaha untuk menjadi kan saya sebagai orang yang berguna bagi orang lain, sehingga saya bisa menjadi seorang walikota saat ini,” ungkapnya.
Lanjut Rudi, dirinya selalu membangun kota Batam dengan memiliki ciri khas Melayu, selagi dia yang menjadi walikota Nya, ia akan mengharumkan nama alumni SMP negeri 4 Tanjungpinang, bahwa Rudi siap memajukan kota Batam ini dengan nilai-nilai budaya Melayu.
“Saya baru bangun Masjid dengan nama sultan Mahmud Syah, nama itu sengaja saya ambil dari pahlawan Melayu Lingga, bukan dari kota Batam, agar jati diri kita takhilang sebagai seorang Melayu,” ucapnya.
Di akhir jabatan saya , saya sudah membangun 2 Madjid agung, yang merupakan kebanggaan masyarakat Kepri khususnya di kota Batam ini.
Selain itu, kata Rudi, pertemuan ini menjadi momen bernostalgia dan merajut kembali tali silaturrahmi yang sempat terputus. Membuka kesempatan untuk saling berbagi, kerjasama dan membantu antar sesama alumni.
“Saya menganjurkan ayok menjadi pengusaha, jangan cendrung menjadi PNS. Apa lagi di Batam ini kota yg merupakan kota industri. Selagi saya masih menjadi walikotanya,jadi dengan sisa jabatan saya tinggal 2 tahun 4 bulan ini silahkan untuk para alumni siapa saja yang mau berinvestasi saya membuka selebar-lebarnya pintu peluang itu,” ucapannya.
Tidak hanya itu, Rudi juga mengajak kepada para peserta yang hadir bersama-sama mendukung Nyat Kadir yang akan maju menjadi anggota DPR-RI kembali di tahun 2019 mendatang.
(Erial)

Comment