Promo FBS
FBS Reliable Broker
Bintan

144 Siswa di Bintan Alami Perbaikan Gizi, Program Intervensi Telur Tunjukkan Dampak Nyata

334
×

144 Siswa di Bintan Alami Perbaikan Gizi, Program Intervensi Telur Tunjukkan Dampak Nyata

Sebarkan artikel ini

Bintan, suarakepri.com – Upaya penanganan masalah gizi anak di Kabupaten Bintan menunjukkan hasil positif. Hingga Januari 2026, sebanyak 144 siswa sekolah dasar tercatat mengalami perbaikan status gizi setelah mengikuti Program JAPFA for Kids 2025.

Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi program yang digelar Pemerintah Kabupaten Bintan bersama PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk, Senin (23/2/2026), di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan.

Program yang dimulai sejak Maret 2025 itu menyasar 13 sekolah dasar di Kecamatan Toapaya dan Gunung Kijang dengan total 2.318 siswa. Berdasarkan hasil pendataan, sebanyak 216 siswa (9,32 persen) teridentifikasi memiliki tantangan status gizi. Dari jumlah tersebut, 193 siswa mengikuti program pendampingan, dan 144 di antaranya menunjukkan perkembangan positif.

Head of Operation Sumatera PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk, Anwar Tandiono, menjelaskan bahwa intervensi utama dilakukan melalui pemberian asupan protein hewani berupa satu butir telur setiap hari selama enam bulan kepada anak dengan gizi kurang.

“Distribusi telur telah dilakukan sebanyak 25 kali, dengan total 65.029 butir telur yang disalurkan kepada 184 anak malnutrisi. Tingkat konsumsi telur di sekolah mencapai 86,82 persen,” ujarnya.

Selain pemberian makanan tambahan, program ini juga mencakup pemantauan berat badan dan tinggi badan siswa setiap bulan melalui aplikasi JAPFA for Kids, pelaksanaan Hari Sehat JAPFA untuk memperkuat pemahaman Empat Pilar Gizi Seimbang, serta pelatihan bagi guru pendidikan jasmani dan orang tua.

Secara nasional, pada 2025 program ini menargetkan 16.000 siswa terperiksa di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Bintan.

Bupati Bintan Roby Kurniawan mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak.

Menurutnya, sinergi yang dilakukan secara berkelanjutan akan memberikan dampak signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan nutrisi anak sekaligus membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.

Pemerintah Kabupaten Bintan, lanjutnya, akan memastikan pengawasan dan pendampingan program berjalan optimal melalui Dinas Kesehatan dan jajaran puskesmas, dengan dukungan tenaga pendidik di sekolah.

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas cakupannya agar semakin banyak siswa yang memperoleh manfaat intervensi gizi secara terukur dan berkelanjutan.

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat