Promo FBS
FBS Reliable Broker
Bintan

Bintan Siaga Momentum Keagamaan, Fokus Jaga Toleransi dan Stabilitas Harga

20
×

Bintan Siaga Momentum Keagamaan, Fokus Jaga Toleransi dan Stabilitas Harga

Sebarkan artikel ini

Bintan, suarakepri.com – Menjelang rangkaian perayaan Imlek, Cap Go Meh, hingga bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Bintan memilih mengambil langkah antisipatif. Bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga menjaga harmoni sosial dan stabilitas ekonomi masyarakat.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar Rabu (18/2) di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan. Rapat dipimpin langsung Bupati Bintan, Roby Kurniawan, dan dihadiri unsur TNI/Polri, Ketua DPRD, BMKG, serta pimpinan instansi terkait.

Dalam forum tersebut, perhatian tak hanya tertuju pada pengamanan perayaan keagamaan, tetapi juga potensi lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri. Roby menegaskan, stabilitas harga menjadi bagian penting dari rasa aman masyarakat.

“Momentum keagamaan harus membawa ketenangan, bukan keresahan karena harga kebutuhan pokok melonjak. Pengawasan harus diperkuat, jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi,” tegasnya.

Ia meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait memperketat pengawasan distribusi dan harga bahan pokok di lapangan. Pemerintah daerah juga memastikan koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna menjamin pasokan tetap aman.

Di sisi lain, Bupati Roby juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara perayaan Cap Go Meh dan kekhusyukan ibadah Ramadan. Mengingat puncak Cap Go Meh direncanakan berlangsung 6 Maret di wilayah utara Bintan, ia mengusulkan agar teknis pelaksanaan, termasuk opsi pawai setelah Salat Tarawih, dimusyawarahkan bersama.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah, tanpa mengurangi semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama.

“Kita ingin semua pihak merasa dihargai. Ini tentang saling memahami dan menjaga kenyamanan bersama,” ujarnya.

Selain itu, Bupati meminta Sekretaris Daerah menyampaikan imbauan hingga tingkat RT/RW agar masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing.

Rapat koordinasi ini menjadi penegasan bahwa Pemkab Bintan tidak hanya bersiap dari sisi pengamanan, tetapi juga memastikan denyut ekonomi masyarakat tetap stabil dan kehidupan antarumat beragama tetap harmonis di tengah momentum besar keagamaan.

Comment