LINGGA, suarakepri.com – Bupati Kabupaten Lingga, Alias Wello meninjau langsung lokasi persiapan Perkantoran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan kemudian mensurvei proyeksi tempat pembibitan ikan kerapu di Kecamatan Senayang.
Dalam kunjungannya, pria yang akrab disapa Awe ini, melihat langsung sarana prasarana dan penunjang aktivitas perkantoran, seperti sumber air bersih dan lainnya.
“Bupati, ingin melihat langsung kondisi sumber air bersih untuk aktivitas perkantoran. Untuk itu, hari ini bupati akan kerahkan satpol pp turun ke lokasi membantu membersihkannya,” kata Sabirin Plt. Kabag Humas Pemkab Lingga, Rabu (7/3).
Ia juga menambahkan, bahwa lokasi itu nanti juga akan dibangun kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perikanan milik Pemrov Kepri.
Usai meninjau lokasi air bersih dan perkantoran DKP, siangnya Awe langsung bergegas menuju tempat lokasi budidaya ikan kerapu di Dusun Mabung, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Senayang.
Di perjalanan, sambung Sabirin, melihat kondisi alam maupun lokasi air laut yang tidak begitu deras disekitar lokasi budidaya ikan kerapu.
Awe menyampaikan, lokasi ini cocok dibangun kerambah budidaya ikan.
“Saya yakin kecamatan senayang yang selama ini tidak pernah tersentuh akan manjadi pintu masuk para pendatang. Dan akan menjadi wilayah strategis untuk pembangunan Lingga kedepannya,” jelasnya.
“Ini juga cocok dijadikan proyeksi budidaya ikan kerapu yang diperkirakan dalam 1 bulan bisa panen 5 ton,” sambungnya.
Selepas itu, kata dia, Awe juga menyempatkan diri singgah ke lokasi pembibitan di Singkep Pesisir, Desa Kote yang mana sejak tahun 2012 tidak termanfaatkan.
“Alhamdulillah semua fasilitas sudah tersedia, saat ini tinggal memulai pembibitan saja,” ujarnya dengan penuh semangat.
Dengan keseriusannya itu, dijelaskan Sabirin, bupati ingin semua mampu ditopang oleh OPD, untuk membangun infrastruktur yang nantinya akan dibutuhkan, seperti pembangunan jalan maupun dermaga.
“Sehingga nantinya, saling menyatu dan saling ada keterkaitan dalam memajukan sektor di bidang pariwisata, perikanan, perkebunan dan peternakan,” tutupnya.
Penulis : Rian






Comment