Lingga, SuaraKepri.com – Pemerintah Desa Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, kembali menggelar kegiatan Khatam Al-Qur’an Massal bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) sebagai bagian dari tradisi keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh masyarakat, para orang tua santri, tokoh agama, serta perangkat desa. Suasana religius begitu terasa sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan para santri menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur’an.
Pada tahun 2026 ini, sebanyak tujuh santriwati dinyatakan telah menyelesaikan proses pembelajaran dan mengikuti prosesi khatam Al-Qur’an. Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga maupun masyarakat Desa Sungai Pinang.
Pelaksanaan kegiatan khatam massal merupakan agenda tahunan yang telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Desa Sungai Pinang. Selain sebagai bentuk syiar Islam, kegiatan ini juga bertujuan memberikan motivasi kepada generasi muda agar semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Pendanaan kegiatan berasal dari anggaran desa yang disisihkan secara khusus untuk mendukung penyelenggaraan acara tersebut. Selain itu, pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dan partisipasi dari para wali murid TPA yang anak-anaknya mengikuti prosesi khatam Al-Qur’an.
Kolaborasi antara pemerintah desa, pengurus TPA, tokoh agama, dan para orang tua menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Semangat gotong royong yang terjalin mencerminkan kuatnya kepedulian masyarakat terhadap pendidikan keagamaan.
Kepala Desa Sungai Pinang, Diau Rusdi, mengatakan bahwa kegiatan khatam massal bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia melalui pendidikan Al-Qur’an.
“Pemerintah Desa Sungai Pinang setiap tahun berupaya menyisihkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan khatam Al-Qur’an ini. Kami juga sangat mengapresiasi partisipasi para wali murid yang turut membantu menyukseskan kegiatan. Ini adalah investasi moral dan spiritual bagi anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak, serta mencintai Al-Qur’an,” ujar Diau Rusdi.
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Sungai Pinang berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda. Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an merupakan fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang religius dan berkarakter.
Melalui penyelenggaraan khatam massal yang konsisten setiap tahun, Pemerintah Desa Sungai Pinang berharap semangat mempelajari Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan anak-anak dan remaja.
Tradisi tersebut diharapkan menjadi warisan positif yang mampu memperkuat nilai-nilai keislaman serta mempererat kebersamaan masyarakat di Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga.
Penulis : Febrian S.r







Comment