NATUNA – Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Natuna sudah mulai tertutup rapat dari segala aktivitas kerja, tanpa diketahui penyebabnya.
Dari pantauan di lapangan, terlihat dengan jelas, pintu kantor Perusda Natuna tertutup dengan rapat tanpa seorang penjaga atau karyawan.
Dari data yang dihimpun oleh wartawan suarakepri.com, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Natuna itu sudah lama tidak ada aktivitas kerja, bahkan setiap malam kantor tersebut selalu terlihat gelap tidak ada lampu.
“Beberapa hari kantor ini memang sudah tutup dan terlihat sepi, tidak ada seorang karyawan pun yang datang ke kantor, bahkan setiap malam lampu kantor itu tidak pernah dinyalakan,”kata seseorang yang tidak ingin disebutkan namanya. Selasa (17/10).
Namun, sayangnya kondisi kantor Perusda Natuna yang tertutup beberapa hari ini belum diketahui persis kendala yang dialami oleh pihak pengelola BUMD Kabupaten Natuna tersebut. Hingga berita ini dinaikan, pihak media ini belum dapat memperoleh informasi alasan ditutupnya Perusda Natuna dari pihak pengelola Perusda Natuna.
Bahkan pihak managemen Perusda Natuna sendiri saat dihubungi melalui via telephon tidak menjawab dan dihubungi melalui via Whatsaff (WA) juga tidak merespon. Pada hal saat WA pertama kali dilayangkan oleh wartawan sempat dijawab dan WA kedua kalinya tidak dijawab.
Wartawan : Assalammualikum, maaf apakah ini sama pak Amrul?.
Amrul : Ya, kalau boleh tau ni siapa?.
Wartawan : Dari media, sedikit saya ingin konfirmasi, mengenai kantor Perusda yang tutup pada saat hari kerja pak?.
Sampai berita ini diturunkan belum ada balasan dari pihak Perusda Natuna. Tapi, semua WA yang dilayangkan ke pihak Perusda Natuna tersebut sudah diterima dan dibaca.
Meskipun tidak memperoleh informasi dari pihak Perusda Natuna terkait penutupan tersebut, diduga kuat imbas dari kebangkrutan usaha yang dikembangkan oleh Perusda Natuna beberapa tahun belakangan.
Sementara itu, kebangkerutan yang dialami oleh pihak Perusda Natuna dalam upaya mengembangkan usaha di beberapa sektor, tidak hanya berdampak pada pemberhentian karyawan, namun juga berdampak pada aktifitas kerja di kantor Perusda Natuna beberapa hari ini.
Penulis : Imam Agus
Editor : Mori Guspian
[sk]

Comment