NATUNA – Masyarakat Kecamatan Subi mengharapkan adanya Perbankan sebagai teransaksi keuangan.
Makrup salah seorang masyarakat Kecamatan subi, menindaklanjuti dari keluhan masyarakat Kecamatan Subi tentang permasalahan umum dalam transaksi keuangan.
“Sekarang ini, kita sebagai daerah paling jauh dari Kabupaten induk (Natuna) merasa sangat sulit dengan tidak adanya perbankan yang berhubungan dengan transaksi keuangan,” tutur Makrup kepada wartawan suarakepri.com, saat dihubungi melalui VIA Whatsapp, Rabu (2/5).
Selama ini, dikatakan Makrup masyarakat Kecamatan Subi jika ingin mengirimkan uang harus melalui orang yang punya rekening Ebanking dan harus membayar dari Rp15 ribu sampai dengan Rp20 ribu sekali pengiriman dibawah nominal Rp1 Juta.
“Terutama kita sangat kasihan kepada orangtua jika ingin mengirimkan uang kepada anak mereka yang sedang kuliah diluar daerah, jika ingin mengirimkan uang harus mencari orang dulu, itu jika orang tersebut ada ditempat, jika tidak ketemu sama orangnya ataupun saldonya kosong, terpaksa menunggu orang yang ke Ranai dulu, itu mencapai waktu yang lama,” jelasnya.
Mengingat jumlah transaksi keuangan semakin meningkat dan kebutuhan masyarakat Subi terhadap perbankan sangat diperlukan, maka harus adanya Kios atau KCP untuk perbankan.
Makrup beserta masyarakat subi lainnya mengharapkan kepada Pemerintah Daerah Natuna agar dapat membangun perbankan pembantu khususnya di daerah kecamatan Subi.
Penulis : Imam


Comment