Tanjungpinang – Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Kota Tanjungpinang keluar sebagai juara umum Jambore Tagana Tingkat Provinsi Kepri, yang dilaksanakan di Dompak, selama empat hari. Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang, Ade Angga memberikan apresiasi kepada tim Tagana Kota Tanjungpinang.
Penyerahan piagam dan piala ini diserahkan langsung di acara apel penutupan Jambore Tagana tingkat Provinsi Kepri di Dompak, lapangan Pramuka depan Kantor Dinas Sosial Provinsi Kepri, Sabtu (31/4).
Keluarnya Kota Tanjungpinang sebagai juara umum karena meraih dua juara satu di dua kategori manajemen yaitu manajemen Selter dan manajrmen Psiko Sosial Pasca Bencana.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri, Doli Boniara mengatakan bahwa dalam Jambore Tagana tingkat Provinsi Kepri diperlombakan lima kategori manajemen.
“Adapun manajemen yang diperlombakan yaitu manajemen Selter, manajemen dapur bencana, manajemen logistik, manajemen dukungan psiko sosial pasca bencana dan terakhir manajemen Rescue Water,” ujarnya saat menjadi apel penutupan Jambore Tagana tingkat Provinsi Kepri.
Tambah Doli, pelaksanaan Jambore ini dilaksanakan selama empat hari, dimana para tim Tagana juga turun ke sekolah-sekolah hingga penanaman pohon.
“Adapun sekolah yang didatangi untuk diberi penyuluhan adalah SD Meranti yang sering mengalami bsnjir dan SMK Negeri 3 di Tanjungpinang,” ungkapnya.
Adapun keluar sebagai juara satu manajemen dapur adalah tim Tagana Bintan, Manajemen Logistik keluar sebagai juara satu yakni Kota Batam dan manajemen Rescue water sebagai juara satunya adalah Kabupaten Lingga.
Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang, Ade Angga yang turut hadir mengucapkan selamat ke tim Tagana Kota Tanjungpinang yang keluar sebagai Juara Umum.
“Selamat kepada Tim Tagana kita (Tanjungpinang) yang keluar sebagai Juara Umum. Ini sebuah kebanggaan bagi kita, kita apresiasi semoga bisa terus dipertahankan dan menjadi perwakilan di tingkat nasional,” ujar pria yang juga Ketua FPD Partai Golkar Kota Tanjungpinang.
Ade pun berharap tim Tagana Tanjungpinang selama mengikuti Jambore Tagana ini bisa lebih meningkatkan kemampuan mereka dalam tanggap dan diaga bencana.
“Kita juga berharap mereka memiliki bekal yang cukup memumpuni dari Jambore ini. Dengan begitu mereka cukup tanggap dengan terjadinya atau apabila Kota Tanjungpinang mengalami bencana,” ungkapnya.
[sk]







Comment