Promo FBS
FBS Reliable Broker
BintanTanjungpinang

HMNI Kepri Matangkan Hari Nelayan, Perjuangkan Hak Nelayan

75
×

HMNI Kepri Matangkan Hari Nelayan, Perjuangkan Hak Nelayan

Sebarkan artikel ini
Ketua HMNI Bintan, Hasriawady (baju putih) di A8 Tanjungpinang, Minggu (15/02). /F: Thafan Casper

Tanjungpinang, suarakepri.com – Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mematangkan persiapan peringatan Hari Nelayan Nasional tingkat provinsi dalam rapat lanjutan yang digelar Minggu (15/2/2026) malam di Pinang A8, Tanjungpinang.

Rapat yang dihadiri jajaran pengurus dan anggota tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Ketua HMNI Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang. Penyerahan SK itu menandai penguatan struktur organisasi di tingkat kabupaten/kota.

Ketua HMNI Bintan, Hasriawady, menegaskan bahwa penguatan struktur bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari upaya memperbesar peran nelayan dalam pembangunan daerah.

“Penyerahan SK ini simbol keseriusan membangun organisasi yang solid hingga ke daerah. Hari Nelayan Nasional harus menjadi ruang kebersamaan sekaligus ruang perjuangan nelayan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peringatan tahun ini akan dikemas lebih semarak dan menyentuh kebutuhan masyarakat pesisir. Selain lomba memancing, lomba jong, dan lomba sampan, panitia menyiapkan seminar yang melibatkan instansi terkait guna memberikan edukasi mengenai perizinan, keselamatan melaut, hingga peluang pengembangan usaha perikanan.

“Nelayan tidak hanya butuh hiburan, tetapi juga pengetahuan dan akses informasi. Seminar menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan,” katanya.

Perayaan juga akan dimeriahkan hiburan rakyat seperti joget dangkong, cek kesehatan, donor darah, dan bazar yang membuka ruang promosi bagi pelaku usaha lokal serta keluarga nelayan.

Tak hanya fokus pada agenda seremoni, HMNI Kepri juga menegaskan komitmennya memperjuangkan hak nelayan tangkap yang bekerja sama dengan sejumlah toke ikan. Selama ini, menurut pengurus, masih kerap terjadi musibah dan kecelakaan saat melaut yang berdampak pada nelayan, namun hak-hak mereka kerap terabaikan.

HMNI mendorong adanya perhatian serius terhadap perlindungan kerja, jaminan keselamatan, serta kepastian hak bagi nelayan yang bermitra dengan pemodal atau pengepul hasil tangkap.

Rapat lanjutan tersebut juga membahas pemantapan panitia dan teknis perlombaan. Setiap koordinator bidang diminta melakukan pendataan personel serta pembagian tugas secara rinci.

Melalui rangkaian kegiatan itu, HMNI Kepri berharap peringatan Hari Nelayan Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum konsolidasi organisasi, edukasi, serta penguatan perlindungan dan ekonomi masyarakat pesisir di Kepulauan Riau.

Comment