TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Seorang pasien kembali mendapatkan pelayanan buruk dan perlakuan buruk dari tim medis Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri. Hal inilah yang dialami oleh Fatma Wati seorang pasien penderita penyakit asma atau sesak nafas belom lama ini bersama pasangannya, Efrizal Aldo.
Saat itu, Fatma Wati dianjurkan oleh salah satu dokter umum RSUP yang memeriksanya agar dirujuk ke RSAL Tanjungpinang. Efrizal pun segera membayar biaya pengobatannya di ruang ICU RSUP kekasih hatinya, Fatma Wati.
“Setelah melunasi pembayaran, saat kami menunggu jemputan untuk ke RSAL. Saat itulah dokter umum RSUP menanyakan saya menunggu apalagi, seperti rada mengusir. Sempat bertekak juga saya dengan dia, saya jelaskan lagi lah dengan dia. Dia pun langsung terdiam, tidak mungkinlah saya bawanya dengan motor,” kesal Efrizal.
Efrizal pun sangat menyesalkan pelayanan yang dilakukan tim medis RSUP milik Pemprov Kepri tersebut. “Kami kan tidak gratis berobat disana, bukan pula pasien BPJS. Sangat disayangkanlah, berdasarkan di kwintansi ada juga tertera biaya perawatan satu hari di ICU RSUP tersebut. Ini belum satu jam, sudah digitukan, seperti tak kasih numpang menunggu,” ungkapnya.
[sk]

Comment