Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) menjadi “Kado Istimewa” di Hari Jadi ke-21 Kota Otonom Tanjungpinang. Sebab, pada hari itu aplikasi itu resmi diluncurkan.
Acara lounching aplikasi SRIKANDI ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pengguntingan pita disaksikan oleh Sekretaris Utama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Rini Agutiani.
SRIKANDI adalah suatu program penting dan menjadi prioritas nasional yang bersifat Government to Government (G2G) dan dapat dimanfaatkan oleh instansi pusat dan daerah.
Di Tanjungpinang, menurut Sekdako Zul Hidayat penggunaan aplikasi ini dinilai sudah memenuhi kebutuhan instrumen kearsipan, tata naskah dinas, klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip, serta sistem klasifikasi keamanan, dan akses arsip dinamis.
Menurut dari 416 kabupaten, 98 kota di
Indonesia, Kota Tanjungpinang merupakan “pilot project” yang ke-22 dalam penerapan aplikasi SRIKANDI di Indonesia.
“Alhamdulillah dan terima kasih kepada ANRI yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk melaksanakan penggunakan aplikasi SRIKANDI. Kami mohon bimbingan,” ujarnya.
Mulai hari ini, (Senin 17 Oktober 2022), kata Zulhidayat, Wali Kota, Ketua DPRD, Kepala OPD dan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang siap melaksanakan penggunaan aplikasi SRIKNADI di unit kerjanya masing-masing.
“Kepada OPD dan unit kerja tak perlu ragu karena aplikasi SRIKANDI ini menjamin keamanan dan keselamatan dalam bersurat,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Utama ANRI, Rini Agustiani, S.H., M.Ap menjelaskan aplikasi SRIKANDI ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018 tentang sistem pemerintah berbasis ekektronik (SPBE) untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.
Dalam pelaksanaan SPBE, kata Rini ANRI mewujudkannya dengan aplikasi SRIKANDI, yang merupakan perpaduan dari praktik kearsipan dengan teknologi Informasi dan komunikasi.
“Dengan penerapan aplikasi ini, Tanjungpinang nantinya dapat meningkatkan efisiensi penyelenggaraan administrasi pemerintahan di lingkungan Pemko Tanjungpinang,” Rini berharap.

Comment