Promo FBS
FBS Reliable Broker
Breaking NewsKriminalTanjungpinang

Sadis, Usai Bunuh Istri Dan Nasrun Sempat Memutilasi Serta Diduga Telah Merencanakan

353
×

Sadis, Usai Bunuh Istri Dan Nasrun Sempat Memutilasi Serta Diduga Telah Merencanakan

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Indra Ranu Dikarta, didampingi Kasat Reskrim dan pejabat lainnya saat menggelar konferensi pers di Mapolres Tanjungpinang terkait kasus pembunuhan disertai mutilasi di Perumahan BPI Ganet./F. Mori

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com –  Seorang suami tega menghabisi nyawa istrinya sendiri dengan cara brutal di Perumahan Bintan Permata Indah (BPI), Ganet, Tanjungpinang Timur, Rabu sore yang lalu (25/02) sore. Tak hanya membunuh, pelaku bahkan memutilasi korban dan menguburkan potongan kakinya di Kampung Bulang sebelum akhirnya dibekuk polisi.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta mengungkapkan, peristiwa berdarah ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB atau ba’da Ashar. Pelaku berinisial Nasrun Dj tega membantai istrinya berinisial S  menggunakan balok kayu.

Kronologi Pembunuhan Berdarah

Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena anak mereka sedang bekerja. Pelaku dan korban terlibat cekcok mulut yang memuncak. Pelaku kemudian keluar rumah dan melihat balok kayu di dekat taman.

“Setelah mendapatkan balok, pelaku masuk kembali dan langsung membantai korban,” jelas Kapolres dalam konferensi pers, Jumat sore (27/2).

Usai memastikan korban meninggal, aksi pelaku semakin menjadi-jadi. Ia memutilasi korban dengan memotong kedua kaki korban dari pangkal paha. Kedua kaki tersebut kemudian dibawa pelaku ke Kampung Bulang dan dikuburkan di halaman rumah kakaknya.

Jasad Korban Dimasukkan Karung

Sepulang dari menguburkan kaki korban, ND memasukkan bagian tubuh korban lainnya ke dalam karung dan menyimpannya di gudang rumah. Pelaku sempat berniat membuang jasad korban menggunakan sepeda motor, namun urung karena beban yang terlalu berat.

Terbongkar Berkat Anak Korban

Kasus ini terbongkar setelah anak korban pulang kerja sekitar pukul 19.30 WIB. Korban yang tak menemukan ibunya di kamar dan kamar mandi mulai curiga. Saat bertanya kepada ayahnya yang baru pulang dari Kampung Bulang, ND justru bungkam.

Kecurigaan anaknya memuncak saat memeriksa gudang. Di sana, ia melihat genangan darah dan menemukan jasad ibunya dalam karung.

“Anaknya panik, lari keluar rumah dan berteriak minta tolong,” ungkap Kapolres.

Pelaku Ditangkap Saat Hendak Melarikan Diri

Menyadari aksinya terbongkar, ND langsung kabur menggunakan sepeda motor Honda Supra X 125. Tim gabungan Satreskrim Polresta Tanjungpinang dan Polsek Tanjungpinang Timur bergerak cepat.

Hanya berselang dua jam, tepatnya pukul 21.19 WIB, pelaku berhasil diamankan di Kabupaten Bintan tanpa perlawanan.

Motif dan Ancaman Hukuman

Dari hasil penyelidikan sementara, motif pembunuhan ini dipicu sakit hati. Pelaku disebut kerap dimarahi dan tidak dilayani oleh korban. Namun yang memberatkan, polisi menemukan fakta bahwa pelaku telah mempersiapkan lubang makam di Kampung Bulang sebelum kejadian.

“Kita kenakan unsur pembunuhan berencana,” tegas Kapolres.

Atas perbuatannya, ND dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. Pelaku diketahui merupakan residivis kasus pembunuhan yang baru bebas beberapa tahun lalu.

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat