Sosok  

Anggota DPRD Tanjungpinang, H. Syaiful Bahri, M. Ag

Saat memberikan sumbangan kepada masyarakat.

Pengabdian Dunia Dan Akhirat

Mengutamakan kepentingan masyarakat dalam pengabdiannya, itulah prinsip dari H. Syaiful Bahri, M. Ag yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang. Pria kelahiran Sumenep, 19 September 1971 ini telah dua kali periode menjabat sebagai anggota DPRD Tanjungpinang melalui Partai Amanat Nasional (PAN), yakni periode 2009-2014 dan 2014-2019.

banner 336x280

Pria yang disapa Pak Haji ini, memang sering tampil untuk mengabdikan dirinya di tengah-tengah masyarakat. Karena memiliki latar belakang pendidikan agama dan ilmu agama islam, Haji Syaiful pun sering tampil untuk diminta sebagai penceramah maupun pembaca doa setiap acara maupun kegiatan.

Ia mengecap pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Musa 54 Sumenep, MTSN Asalifiah PP Mandar Salembu, MAN Jungcangcang Pamekasan Madura. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah atas, Haji Syaiful melanjutkan pendidikan tinggi (PT) stara 1 di STAI DDI Polewali Mandar Sulawesi Barat, untuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Hingga ia pun menyelasaikan pendidikan tinggi S2 di Sekolah Tinggi Ilmu Alquran, Jakarta di fakultas ilmu tafsir.

Haji Syaiful pun sempat mengabdikan dirinya sebagai tenaga pendidik pada usia yang masih belia (17 tahun) di Pondok Pesantren Nahdatul Nasiiin pada tahun 1988 hingga 1990. Lalu ia juga sempat mengajar ilmu agama di Pondok Pesantren Darul Olum Jember Jatim, pada tahun 1990 hingga 1993.

Ia menjejakan kaki di Kota Tanjungpinang pada tahun 2002 dimana ia memulai usaha di bidang penyaluran ketenagaan kerjaan. Jasa PJTKI di bidang pengurusan Kapal Jet ia lakoni sampai pada tahun 2006.

Bersama istri dan anak

Setelah tidak menjalani usaha PJTKI lagi, Haji Syaiful melanjutkan usaha dengan menjadi Direktur di PT. Sakera Jaya dimana perusahaan itu bergerak di bidang kontraktor.

Karena ia sering bersosial dan berteman dengan berkalangan hingga kalangan politik, akhirnya pada tahun 2009, Haji Syaiful terjun langsung ke dunia politik. Ia pun ikut mencalonkan diri melalui PAN untuk daerah pemilihan (Dapil) III Kota Tanjungpinang yakni Kecamatan Bukit Bestari.

“Saya sempat dipercaya pada saat itu sebagai wakil Bendahara DPD PAN Kota Tanjungpinang dan langsung mencalonkan diri sebagai legislatif pada tahun 2009. Alhamdulillah dengan bermodalkan kepercayaan dan perbuatan amal bhkati saya kepada masyarakat. Pada tahun itu, saya untuk pertama kali dipercaya sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang,” ujar suami dari Sumairoh saat dijumpai dikediamannya, Jalan AR Hakim, Gang Gatra, Nomor 29, pada Jumat malam (31/4).

Dalam bersosial dan bermasyarakat, Haji Syaiful juga tergabung dan dipercaya sebagai pengurus hinggga Ketua organisasi yang ada di Tanjungpinang. Ia juga ikut serta di Kekerabatan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Tanjungpinang-Bintan, dipercaya sebagai Wakil Ketua Ikatan Pemuda Bukit Bestari (IPBB), Satuan Keluraga Madura sebagai Ketua hingga saat ini, Ketua Yayasan Nhadatul Quran dan kini dipercaya sebagai Bendahara DPD PAN Kota Tanjungpinang.

Saat turut sidak penimbunan laut di Tanjung Unggat.

Bapak dari tiga orang anak ini pun sempat mendeklarasikan Forum Aliansi Rakyat Miskin yang merupakan inisiatif dan niatnya. Bahkan anggota dari forum Aliansi Rakyat Miskin Kota Tanjungpinang dibawah naungannya ini memiliki anggota sebanyak 2000 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di Tanjungpinang khususnya di Kecamatan Bukit Bestari.

Bahkan di Kota Tanjungpinang, Haji Syaiful turut mendirikan Yayasan Rawdhatul Quran Modern di Km. 11 arah Tanjung Uban dimana terdapat Pendiakan Alquran, MI, hingga yayasan Anak Yatim. Selain itu, Dalam waktu dekat ini akan lebih meningkat lagi dengan adanya tingkat pendidikan Shanawiyah yang bisa menampung 200 orang santri.

“Untuk operasional yayasan ini saya setiap bulannya mengeluarkan biaya sebesar Rp 7 juta secara pribadi, selain itu ada juga 27 orang anak angkat tanggungan saya. Semua itu saya lakukan dengan ikhlas dan alhmadulillah rejeki yang saya peroleh tidak pernah putus dan ada saja yang bertambah,” ujar Pak Haji tersebut sambil menyerukan masyarakat turut menyisihkan rejekinya untuk bekal diakhirat kelak.

“Dari merekalah saya dipercaya dan diamanahkan sebagai anggota DPRD Tanjungpinang. Dan saya juga tidak begitu saja melupakan kepercayaan mereka dengan memberikan pembinaan Baabul Khairat baik itu untuk yang sakit maupun santunan yang meninggal dunia. Bahkan kita terkadang turut membantu anak mereka yang akan sekolah karena tidak mampu maupun acara pernikahan keluarga mereaka,” ujar Ayah dari Fiqih Bahtiar, Novi Khairunisah dan Ahmad Fiqih Fahlevi tersebut.

Pada periode 2014-2019 ini, Haji Syaiful dipercaya untuk posisi Badan Kehormatan dan Komisi III DPRD Tanjungpinang. Bahkan adanya berdiri tower-tower liar di Kota Tanjungpinang, Haji Syaiful juga sempat tergabung di Pansus Ranperda Tower ini. Ia juga turut memberikan pemikiran dan masukan dalam Perda Tower ini untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tanjungpinang.

DPRD yang Haji Syaiful cita-citakan adalah DPRD yang memiliki kemampuan mewujudkan kesejahteraan masyarakat dalam melaksanakan fungsi-fungsinya. DPRD yang secara professional, akuntabel, responsif, berwibawa, bertanggungjawab, serta mampu dan terampil melaksanakan fungsi DPRD.

Dengan harapan senantiasa meningkatkan pengetahuan dan kemampuan serta keterampilan dalam menyusun, menganalisis dan mengevaluasi APBD, Perubahan APBD dan Laporan Keuangan, Rancangan Peraturan Daerah/Peraturan Daerah. Juga DPRD yang memiliki komitmen dan integritas, serta konsisten dalam fungsi kepengawasan.

“Misi saya juga ingin mengembangkan profesionalisme Anggota DPRD, Menyinergiskan alat-alat kelengkapan DPRD, Optimalisasi pelaksanaan fungsi DPRD, Membangun kemandirian dalam menjalankan fungsi DPRD,” ungkap Haji Syaiful yang berniat akan maju ke Legislatif Provinsi Kepri pada tahun 2019 nanti. (*)

[sk]

Comment