Lingga, SuaraKepri.com – Tidak mendapatkan respon dari Pemerintah Kabupaten Lingga, melalui dinas terkait dalam mengatasi abrasi pantai (DAM Lepas Pantai), di Wilayah Pesisir, Kampung Sekop Laut, Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep, Kamis (26/01/23).
Nasib perumahan warga di rundung malang, hal itu bisa terjadi bukan tampa sebab, dengan naik nya air pasang laut dan perluasan wilayah pesisir pantai secara pribadi, mengakibatkan sebagian rumah yang berada di bibir pantai mendapatkan tekanan yang luar biasa dari gelombang pasang, sehingga mengakibatkan pengikisan pasir (tanah pemukiman), tentu hal ini berdampak pada nasib hunian warga.
Hal serupa seperti ini pernah terjadi pada tahun 2010 silam, yang mana wilayah kampung belakang pasar pernah di hantam gelombang pasang yang mengakibatkan beberapa keluarga kehilangan tempat tinggal, namun saat ini lokasi kampung belakang pasar, sudah dilakukan pengedaman oleh pemerintah.
“Sejak banyaknya orang-orang kaya itu memasang batu miring secara pribadi, pasir di tempat kami perlahan-lahan terkikis oleh air laut, kalau bisa kami minta tolong pemerintah bisa memasang DAM LP di tempat kami, saya pun heran sekarang ini, di tempat kami ada 2 orang anggota dewan tapi meninjau pun tak mau,” kata salah satu masyarakat Sekop Laut.
Sementara itu, kondisi abrasi pantai tersebut dari dinding rumah warga terdekat berjarak 2 meter saja, jika hal ini tidak di ambil keputusan secepatnya, maka hal yang di takuti warga akan benar-benar terjadi, untuk itu warga meminta Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas PUPR, Perkim, BPBD, untuk bergerak cepat dalam menanggulangi bencana yang abrasi pantai yang lebih luas lagi.
Penulis : Febrian S.r







Comment