Simangunsong, Juru Parkir Depan Hotel Furia

Ia setuju saja dengan adanya peraturan tersebut, tetapi ia juga mengharapkan adanya kebijakan pemerintah terhadap penghasilannya. “Setelah adanya peraturan ini, parkir menjadi teratur dan lalu lintas berjalan lancar,” ujarnya ketika diwawancarai wartawan pada hari Kamis (9/1).
Simangunsong berharap semoga dengan adanya pemberlakuan tarif parkir berdasarkan waktu (timer), pendapatanya kembali seperti semula bahkan meningkat. “Kami memohon agar kebijakan parkir dengan tarif waktu dapat segera diberlakukan dalam waktu dekat,” pintanya.
Ia juga bersama rekan lainnya meminta agar asuransi kesehatan para jukir (juru parkir) dapat diperhatikan pemerintah. “Satu lagi, kami juga berharap pemerintah memberikan asuransi kesehatan kepada kami. Karena selama ini kami bekerja dari pagi hingga malam hari, baik panas maupun hujan,” harapnya.
Edy, Buruh dan Supir Pengantar Barang
Sementara itu Edy, buruh sekaligus supir pengantar barang di salah satu perusahaan swasta, mengaku cukup kesulitan dalam mengantar barang dengan adanya peraturan parkir baru ini. Ia kebingungan untuk memarkirkan mobil pick-upnya, saat akan mengantar pemilik barang di pertokoan areal pasar.
Edy pun berinisiatif untuk bongkar barang di areal yang sudah disediakan pemerintah melalui Dishub. Selanjutnya, menggunakan jasa angkut becak untuk mengantar barang ke toko tujuan.
“Tetapi permasalahannya, pihak perusahaan tidak menyediakan biaya becak setelah kami klaim. Mereka tidak mau tahu, barang yang ada harus sampai pada tujuan. Tidak mungkin kami mengorek kocek dengan uang kami, padahal gaji kami kecil,” ujarnya.
Untuk itu, Edy berharap kepada pemerintah agar dapat memberikan pengertian dan pemberitahuan kepada perusahaan agar tidak mengorbankan para buruh maupun supir. “Jadi dengan adanya ketegasan ini kepada perusahaan, perusahaan dapat menambahkan biaya dalam pengantaran barang di areal pasar,” harapnya.
Edy pun sangat setuju dengan adanya kebijakan yang dibelakukan pemerintah ini. “Biasanya kami selalu menghadapi kemacetan saat menuju ke areal bongkar muat di pelantar 2 dan sebelah City Walk, kini lancar dan tidak memakan waktu lama,” tutupnya.
[sk]





Comment