TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Tim gabungan gabungan yang terdiri dari Tim SAR, Polair Bintan, TNI AL dan Syabandar Tanjungpinang, terus mencari Anak Buah Kapal (ABK) kapal kayu yang terbakar dan tenggelam pada Rabu (3/9) dini hari, di perairan Pulau Pangkil.
Kapal kayu Usaha Baru, masih kehilangan ABK bernama Ginging dan Iskandar saat kapal itu terbakar dan tenggelam. Sementara itu kecelakaan ini juga melibatkan kapal tanker SPOB Jelita Nadia, tetapi para awak kapal tangker yang melakukan ‘Kencing’ minyak jenis premium ini pada selamat.
“Kami mengerahkan dua kapal untuk mencari dua ABK dikabarkan masih hilang tersebut,” ujar Uripno, Kasi Lalu Lintas Syahbandar Tanjungpinang.
Tim Sar, TNI AL dan Polair Bintan juga sedang mencari korban tersebut bersama pemilik pompong diketahui bernama Aloho, warga dari Batam. Sementara kapal tanker SPOB Jelita Nadia diamankan di perairan Batu Hitam Tanjungpinang oleh TNI AL.
“Kita masih mencari dua korban insiden kecelakaan terbakarnya kapal ini yang dikabarkan masih hilang oleh pemiliknya. Sementara itu kasus penyelewengan BBM itu telah ditangani oleh Kepolisian Bintan. Kalau kita hanya penyelamatan kemanusiaan saja,” ungkap Abdul Hmaid, Kepala Basarnas Tanjungpinang.
[sk]





Comment