Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Riono : Pemuda Merupakan Agen Perubahan Bagi Pembangunan

392
×

Riono : Pemuda Merupakan Agen Perubahan Bagi Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Sekda Tanjungpinang, Riono.

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tanjungpinang, menggelar Kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Manajemen Organisasi bagi Mahasiswa, Pelajar serta Organisasi Kepemudaan.

Kegiatan tersebut, resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs. Riono, M. Si, dengan ditandai pemasangan tanda peserta, acara itu berlangsung, di Gedung Muhammadiyah, Km. 8 Tanjungpinang, Selasa (23/09).

Kegiatan turut menghadirkan, Kepala Dinas Pemuda dan Olagraga Kota Tanjungpinang, Drs. Ahadi, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat, serta Lurah di lingkup Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs. Riono, M. Si, menjelaskan sejarah organisasi kepemudaan di Negara Indonesia ini, sudah ada sejak tahun 1928.

“Yang kita kenal juga sebagai hari Sumpah Pemuda, sejak hari itu, kita dapat mengetahui bahwa peran pemuda sangat besar sekali bagi perubahan pembangunan bangsa ini,” ujar Riono.

Oleh karena itu, organisasi merupakan salah satu wadah yang tepat bagi para pemuda untuk mengembangkan potensi diri, sehingga kelak mampu menjadi calon pemimpin yang memiliki kualitas dan semangatkepemimpinan.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan wawasan bagi para pemuda dalam memimpin dan mengatur organisasi, selain itu juga, dapat meningkatkan rasa nasionalisme para pemuda yang dikhawatirkan terus menurun,” pintanya.

Untuk itu, saya berpesan sekaligus berharap, agar generasi penerus bangsa dapat menciptakan misi besar dalam memajukan potensi dan kreatifitas anak muda, khususnya di Kota Tanjungpinang. “Miliki komitmen yang kuat, bahwa generasi muda dapat berpacu mengembangkan kualitas diri untuk memajukan Kota Tanjungpinang,” tegasnya.

Sementara itu, Drs. H. Refenis. M selaku panitia pelaksana kegiatan, melaporkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan adalah agar peserta mampu dan megindentifikasi kemampuan kepemimpinan pada dirinya sendiri, disamping itu juga mampu bekerja dan mengembangkan tim kerjanya dan menghargai bahwa pemimpin mempunyai keahlian yang berbeda.

“Selain itu juga, peserta diharapkan mampu berkomunikasi dan mengkomsumsikan ide-idenya sejara jelas, sehingga dapat menyusun agenda-agenda bersama masyarakat secara partisipatif,” ungkapnya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan mulai tanggal 23 sampai 26 September 2014, dan diikuti sebanyak 100 orang peserta yang terdiri dari Mahasiswa, Pelajar dan Organisasi Kepemudaan. Para peserta akan diberikan materi dari narasumber yang berasal dari Kemenpora, psikolong pusat serta motivator pemuda. Kegiatan juga akan diisi dengan Outbound dengan program pelatihan dinamika kelompok.

[sk]

Comment