TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Andi Cori Fatahuddin mengatakan pemberian uang kepada Rektor Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si, anak Gubernur Kepri, Heri Sani dan beberapa pihak lainnya merupakan sebuah kebiasaan atau tradisi.
“Setiap orangtua yang ingin memasukkan anaknya ke IPDN memang sering harus menggunakan uang untuk meluluskan anaknya. Itu sudah lumrah disemua provinsi, makanya saya hanya mengikuti alur permainan yang sudah menjadi kebiasaan ini,” ujarnya ketika dijumpai wartawan di Kantor Gapensi Tanjungpinang, pada hari Minggu (2/11).
Perihal yang sama seperti penerimaan CPNS tahun 2014 ini, lanjut Cori juga tidak tertutup kemungkinan. “Semua masyarakat juga sudah tahu kok hal ini, bahkan saya juga pernah menangkap dan menemukan kejadian permintaan uang untuk meloloskan menjadi seorang CPNS,” tegasnya.
Dengan mengungkap hal ini ke media dan publik, Cori sudah tidak peduli lagi dirinya dikaitkan dalam hal kasus suap menyuap.
“Saya sudah tidak peduli lagi, karena sudah terlanjur kecewa. Jangan sampai hal ini terjadi terus menerus kepada yang lainnya,” ungkap Cori.
[sk]







Comment