SEMARANG, SuaraKepri.com – Aksi mogok Nasional akan dilakukan sejumlah Organisasi, salah satunya oleh organisasi pengusaha angkutan darat (ORGANDA) menyikapi kenaikan harga BBM dengan secara serentak selama satu hari penuh seluruh transportasi yang tergabung dalam ORGANDA akan berhenti beroperasi. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua umum DPP ORGANDA, Eka Sari Lorena Surbakti di Semarang.
Dalam MUKERNAS IV ORGANDA 2014 di hotel Gumaya Semarang, Lorena Surbakti mengatakan Organda dari seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke akan melakukan aksi mogok.
“Ini aksi mogok nasional atau Stop Operasi pada hari Rabu tanggal 20 November 2014 selama satu hari, sebagai bentuk penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM),” ujarnya saat dirilis SuaraMerdeka.com saat dijumpai disela-sela Mukernas.
Lorena menambahkan Organda sangat prihatin adanya kenaikan harga BBM bersubsidi, yang juga dikenakan pada angkutan umum, karena kita ketahui bersama angkutan umum hanya menggunakan 7% dari total penggunaan BBM bersubsidi.
“Dan sebenarnya sudah beberapa waktu yang lalu Organda sudah menyampaikan usulan kepada Pemerintah, bagaimana sebaiknya menyikapi kenaikan BBM bersubsidi ini, hal-hal apa yang bisa dilakukan jadi tidak ada penambahan pembebanan terhadap angkutan umum,” tegasnya.
Dengan adanya kenaikan harga BBM ini, akan berpengaruh langsung terhadap kehidupan anggota Organda secara nasional. “Tarif angkutan umum yang tergabung dalam Organda tidak akan dinaikkan, karena dinilai akan melemahkan daya tarik angkutan umum dengan kendaraan pribadi,” ungkap Lorena.
[sk]

Comment