Tanjungpinang, SuaraKepri – Mendengar adanya tiga mahasiswa dan satu sekuriti Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Mapolres Tanjungpinang. Sejumlah tokoh masyarakat, Ketua LAM Kepri, dan termasuk Ketua Yayasan STISIPOL, Azirwan pun tidak tinggal diam, mereka langsung bergerak untuk menjamin keempat orang tersebut.
Dengan adanya jaminan ini, maka mereka akhirnya ditangguhkan penahanannya meski sempat ditahan beberpa jam.(Polisi Melihat Ada Indikasi Provokasi Mahasiswa Melakukan Perusakan)
“Permohonan penangguhan penahanan tersangka Hz,Fi,UU dan An security Stisipol, surat yang diajukan oleh Yayasan STISIPOL dan Pengurus LAM Kepri melalui surat tertulis yang ditanda tangani oleh Ketua LAM Provinsi Kepulauan Riau H Abdul Razak dan Sekretarisnya Raja Haji Al Hafiz,” ujar Kapolresta Tanjungpinang, AKBPKristian Parluhutan Siagian, pada hari Kamis (18/2).
Ketua Yayasan Stisipol Raja Haji Fisabililah Tanjungpinang, Azirwan mengungkapkan rasa terima kasih yang sedalam dalamnya kepada semua pihak yang telah membantu Stisipol menyelesaikan perkara ini.
“Terima kasih saya ucapkan kepada semua pihak yang telah sudi meluangkan waktu dan kesempatan untuk memberikan dukungan moril kepada Stisipol atas peristiwa ini,” ucapnya.( Zamzami A Karim : Ada Upaya Untuk Memutarbalikkan Fakta )
Selain itu, Azirwan cukup menyanyangkan adanya kejadian ini yang telah melukai dan menyeret beberapa pihak. “Kita berharap kedepan, lahan yang disengketakan antara Yayasan Stisipol dengan Hengky Suryawan dapat selesai dengan sebaik baiknya, tanpa ada persoalan dikemudian hari,” ungkapnya.
[sk]







Comment