Tanjungpinang, SuaraKepri – Pengusaha tenar, Hengky Suryawan yang sebelumnya dikaitkan dengan kasus penyerangan dan penganiayaan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Dan Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang, akhirnya sepakat berdamai.
Perdamaian ini pun langsung dilaksanakan di Mapolres Tanjungpinang, pada hari Jumat (26/2). Pelaksanaan perdamaian antara kedua belah pihak yang bersengketa ini atas inisiatif Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Dandim dan Kapolres Tanjungpinang.
Hengki Suryawan yang juga hadir dalam pertemuan mengatakan, kalau dirinya sejak dahulu sangat peduli terhadap keberadaan STISIPOL sebagai Lembaga Pendidikan.
“Melalui Pertemuan ini saya sampaikan, sebagaimana janji saya dahulu, Kalau lahan saya juga terkena atau digunakan STISIPOL untuk Kepentingan Pendidikan, akan saya Hibahkan, Itu janji saya,” ujar Hengky.
Dalam kesempatan itu, Hengky juga mengakui, kalau pemberian Hak pengurusan dan Pematokan lahan untuk pelaksanaan Pengukuran kembali diserahkan pada Humaidi.
“Saya akui, untuk pengurusan dan pengukuran, untuk mengetahui, berapa luas lagi lahan saya sebenarnya, Saya yang berikan Kuasa pada Humaidi, dan saya juga meminta pada BPN agar melakukan kembali pengukuran, Untuk mengetahui sisa Luas Lahan saya, dan berapa-pun lahan tanah saya terkena atau masuk ke Lahan STISIPOL akan saya hibahkan,” Sebutnya.
Dalam permohonan pelaksanaan Pengukuran kembali, tambah Hengky, dirinya hanya ingin mengetahui berapa luas lagi sisa lahannya yang tertinggal.
“Ya kita lihat berapa besar jumlah sisanya berdasarkan hasil pengukuran nanti,” ungkapnya.
[sk]







Comment