Tanjungpinang – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Ade Angga menyatakan bahwa para Ulama dan Dai luput atau kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Sementara tugas dari seorang Ulama maupun Dai begitu besar dalam memberikan pencerahan dan penerapan akhlak yang baik buat umat.
Hal ini Ketua DPD Partai Golkar itu sampaikan dalam acara diskusi publik Pemuda Muhammadyah Kota Tanjungpinang, 25 dan 26 Maret, bertempat di Gedung Muhammadyah, Km. 8 Atas, Tanjungpinang.
Hadir juga dalam acara diskusi publik bertema Ulama dan Umara dalam merawat NKRI ditengah kemajukan ini seperti Wakil Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Ketua Komisi DPRD Kepri Ing. Iskandarsyah dan Ustad Bambang sebagai pembicara.
“Ulama dan Dai sangat dituntut untuk menyampaikan tauziah dari satu tempat ke tempat lainnya. Tetapi kesejahteraan mereka luput atau kurang mendapatkan perhatian pemerintah,” ujar Ade yang didukung kuat arus bawah Golkar sebagai Wali Kota.
Maka pemerintah harus memberikan perhatian khusus agar dengan meningkatnya kesejahteraan mereka, para Ulama dan Dai lebih giat lagi menyampaikan tauziahnya.
“Kesejahteraan mereka tidak hanya menyangkut diri mereka, tetapi keluarga seperti istri hingga pendidikan anak-anaknya,” ungkapnya.
Sementara itu Syahrul dan Iskandarsyah senada menyatakan bahwa suatu daerah akan lebih maju lagi apabila Ulama dan Umara bersatu padu tanpa perpecahan.
[sk]







Comment