by

Peredaran Narkoba Masih Besar, BNN Ajak GANN Dan Masyarakat Berperan Aktif

Perlunya Perda Tentang Penyalahgunaan Narkoba

TANJUNGPINANG – Dalam sebuah kegiatan sosialisasi Diseminasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang menyampaikan peredaran narkoba cukup tinggi, khususnya di Kota Tanjungpinang.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Hotel Bintan Plaza, Jumat (5/10), BNN Kota Tanjungpinang, menegaskan jumlah penyalahgunaan narkotika mulai meningkat tinggi di Kota Tanjungpinang.

Kepala BNN Kota Tanjungpinang, AKBP Darsono berharap adanya peran aktif masyarakat dan Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANN).

“Dengan hadirnya GANN ini, terkhusus di Kota Tanjungpinang, dapat berperan untuk memperangi dan menekan peredaran narkoba yang semakin marak di tengah-tengah masyarakat,” tegas Darsono.

Bahkan Darsono mengusulkan agar dibuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza) ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang.

“Pengusulan Perda Napza ke dewan itu untuk pemberantasan dan penanggulangan narkotika. Pengajuan perda itu untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat Tanjungpinang untuk sama-sama memberantas narkoba. Nantinya, diatur di dalam perda. Yang jelas tidak melanggar undang-undang yang sudah ada,” ujar perwira polisi berpangkat melati dua tersebut.

Seperti halnya undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, Inpres ataupun dari Kemenkes, mengikuti aturan-aturan yang belum ada.

“Di dalam perda juga nanti aturan pengaturan tentang kegiatan-kegitan pemberantasan dan penanggulangan peredaran narkotika di Tanjungpinang. Perda ini nantinya melengkapi dan mengikut dengan undang-undang yang sudah ada,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk mengatur dan memperlancar pelaksanaan upaya penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya agar dapat terselenggara secara terencana, terpadu, terkoordinasi, menyeluruh dan berkelanjutan.

”Agar masyarakat mengetahui narkotika, alkohol semuanya ada di dalam perda tersebut. Kita hanya mengusulkan apakah perda ini penting atau tidak, di daerah lain kabupaten kota lainnya sudah ada bahkan di Batam 2010 lalu itu sudah ada,” ungkapnya.

Hadir dalam acara ini peserta yang banyak berasal dari pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GANN Tanjungpinang, Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga, elemen masyarakat umum, komunitas bakti bangsa dan kawan-kawan RDDK.

Indah Purnamasari yang merupakan Wakil Sekretaris GANN sekaligus Ketua SRIKANDI GANN Tanjungpinang, mengakui sampai saat ini pengguna dan pengedar narkoba masih belum bisa diberantas secara total.

“Oleh sebab itu, wajib diberlakukannya MoU antara DPC GANN Tanjungpinang Dalam menangani narkoba yang ada di Kota Tanjungpinang,” ujar Indah.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga menuturukan, kita akan pelajari pengusulan perda napza ini, kalau bisa ini menjadi perda inisiatif usulan dari DPRD rencananya ini kita mengajukan tahun 2019 mendatang.

”Kita sambut baik, tentu ada prosesnya dan harus diusulkan ke badan legislasi, kita akan mengunjungi BNN sebagai tindak lanjutnya,” ungkapnya.

Comment

Berita Lainnya