NATUNA – Kali ini, PH Drelin Amagra Pictures yang di sutradara Ray Nayoan sedang melakukan proses pengerjaan Film di Natuna dengan Judul “Mencintai Ksatria Negara”.
“Saya sangat bersyukur mendapat izin dari pemerintah daerah Natuna untuk melakukan proses pengerjaan film di daerah ini,” kata Ray saat dijumpai dilokasi, Sabtu (30/9).
Alasan dilakukan pengambilan gambar di Natuna ini, dikatakan Ray karena letak Natuna ini diperbatasan dan memiliki budaya yang begitu kental. Apalagi pulau yang begitu kecil menjadi pembicaraan semua daerah baik
nasional maupun internasional.
Selain itu, lanjut Ray mengatakan nasional perlu tahu bahwa Natuna yang merupakan daerah perbatasan Indonesia paling ujung utara memiliki pertahanan yang begitu kuat.
“Alasan tersebut membuat kami semakin tertarik untuk mengarap film di Natuna. Setalah kami datang kesini kami menemukan semuanya. Mulai dari pariwisatanya yang begitu indah karena banyak pulau-pulau kecil dan lautnya yang begitu eksotik sekali, budaya yang begitu kental dan masyarakat Natuna begitu ramah-ramah sangat berbeda dengan kehidupan di Jakarta,” jelasnya.
Melalui film “Mencintai Ksatrian Negara” kita akan membantu untuk memperkenalkan Natuna ke Nasional. Melihat pemerintah daerah Natuna sedang gencar untuk melakukan pembangunan Natuna di bidang pariwisata dan kelautan.
“Mengenai kendala dalam proses pembuatan film ini tidak ada, hanya saja biaya transpotasi yang begitu mahal untuk sampai ke Natuna ini,”ucapnya.
Pemeran utama dalam film ini Putri Marino (artis Jakarta, red), sedangkan untuk pemeran figuran di libatkan masyarakat Natuna.
Ray dan kru lainnya berharap film “Mencintai Ksatria Negara” laku dipasaran nasional maupun internasional.
PH Drelin Amagra Pictures
Eksekutif Produser : Krisnawati
Produser : Marlia Nurdiyani
Sutradara : Ray Nayoan
Ide Cerita : Krisnawati
Penulis Skenario : Jujur Prananto.
Pemeran :
Putri Marino Sebagai Sharifa
Wafda Saifan Sebagai Jaka
Yayu Unru sebagai Ayah Abas
Nena Rosier Sebagai Mak Fatimah
Yukio sebagai Andika
Abigail sebagai Hasna Tiara
Rohani Ramadhan Sebagai Siregar
Ciproet sebagai Tarno.
Penulis : Imam Agus
[sk]





Comment